Editor ; Moh.Nasir Tula
Bandar Lampung, beritasulteng.id – Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo secara resmi meresmikan stadion kandang (homebase) dan meluncurkan tim, jersey, serta komunitas suporter Bhayangkara Presisi Lampung FC. Kegiatan ini digelar di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, pada Senin (28/7/2025).
Dalam sambutannya, Kapolri menyatakan bahwa peresmian ini menjadi langkah penting dalam perkembangan klub Bhayangkara Presisi yang kini bertransformasi menjadi Bhayangkara Presisi Lampung FC. Stadion Sumpah Pemuda pun resmi ditetapkan sebagai markas utama tim yang akan berlaga di kasta tertinggi sepak bola Indonesia, Liga 1 Super League.
“Alhamdulillah hari ini kita menyaksikan bersama peresmian Stadion Sumpah Pemuda sebagai homebase baru untuk Bhayangkara Presisi Lampung FC. Ini menandai bahwa Bhayangkara Presisi kini menjadi bagian dari keluarga besar masyarakat Lampung,” ujar Jenderal Sigit.
Ia turut memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Lampung, khususnya Gubernur Lampung, atas komitmennya dalam merenovasi stadion hingga memenuhi standar penyelenggaraan kompetisi nasional. Selain stadion utama, dua lapangan latihan juga disiapkan sebagai bagian dari fasilitas pendukung.
“Tak lupa, saya juga mengucapkan selamat kepada para suporter yang kini dikenal dengan nama Elbhara. Kehadiran mereka akan menjadi kekuatan moral bagi tim dalam setiap laga,” tambahnya.
Kapolri berharap, kehadiran homebase baru, tim dengan wajah baru, serta jersey yang diperkenalkan hari ini bisa menjadi sumber semangat baru bagi Bhayangkara Presisi Lampung FC dalam menghadapi kompetisi mendatang.
“Dengan semangat baru ini, kita harapkan tim bisa ‘reborn’ dan kembali bersaing di papan atas Liga 1 Super League,” ucapnya optimis.
Selain soal prestasi, Kapolri juga menekankan pentingnya menjaga sportivitas dan semangat persatuan di dunia sepak bola. Menurutnya, seluruh elemen – dari pemain, ofisial, hingga suporter – memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga iklim sepak bola yang damai, tertib, dan berintegritas.
“Kita jaga semangat persatuan antar-klub dan antar-suporter. Mari kita bangun sepak bola Indonesia yang tertib, profesional, dan membawa nama bangsa lebih harum di tingkat dunia,” tutup Jenderal Sigit.

