Ps.Garuda Kabonena Cari Bantuan Ke DPRD Kota Palu, Anleg Pertanyakan Kontribusi Walikota Palu

Laporan, Moh.Nasir Tula

Palu, beritasulteng.id – Sangat ironis dan menjadi catatan tersendiri bagi para pemerhati Sepak Bola di Sulawesi Tengah, Khususnya di Kota Palu dimana salah satu Tim kesebelasan PS.Garuda Kabonena, turut mewakili Kota Palu untuk berlaga di Liga Socer usia 18 Tahun yang dari Tanggal 25 s/d 3 Juli 2022 ( Berdasarkan jadwal ) akan di helat di ibu kota Jakarta ( Bogor ).

Mendatangi kantor DPRD Kota Palu yang sedang melaksanakan Sidang Paripurna terkait pembahasan dua buah Rancangan Peraturan Daerah ( Raperda , Pada Selasa 21/06/2022.

Kedatangan Manejer, Pelatih dan sebagian pemain PS. Garuda Kabonena, di ruang sidang utama jadi tontonan me menarik dan membuat para anggota dewan yang berjumlah 28 orang yang hadir saat itu merasa prihatin, dengan kedatangan Tim Garuda Kabonena, dalam rangka untuk mencari dana mengikuti turnamen tersebut.

Selepas sidang selesai yang berlangsung kurang lebih satu jam, manejer Rahmat dan para pemain dengan secara spontan mendatangi satu persatu para anggota dewan dengan menyodorkan proposal bantuan, dimana turnament ini  menjadi agenda tetap PSSI Pusat.

Hasil pemantauan wartawan ini diruang sidang utama DPRD Kota Palu, anggota dewan satu persatu turut memberikan kontribusi ( Bantuan ) dana tunai dengan berfariasi nilainya, mulai dari 500 ribu sampai satu, dua dan tiga juta yang di isi kedalam list proposal, di bawah pengawasan dari Wakil Ketua DPRD Kota Palu Moh.Rizal yang sebelumnya telah di temui Tim.Garuda Kabonena sebelum berlangsungnya sidang paripurna diruang kerjanya.

Alhasil, atas bantuan ini diberikan mulai dari Plt.Ketua dan Wakil Ketua II, dan Ketua – Ketua Komisi serta Anggota DPRD Kota Palu, mempertanyakan kemana Walikota Palu H.Hadianto Rasyid yang konon berdasarkan info dari para pemain belum ada sedikit pun kontribusi kepada Tim ini, pada hal sebelumnya manejer dan perwakilan pemain sudah pernah menemui Walikota Palu.

Sebagai lembaga negara kami atas nama anggota dewan mempertanyakan kenapa itu bisa terjadi, ” Seharusnya Pemkot Palu dalam hal ini Walikota Palu harus peka dengan usaha mereka mendatangi beliau dengan harapan bisa mendapat suntikan dana, kesal Politisi Partai PDI Perjuangan Ahmad Alaydrus dihadapan wartawan saat masih dirunag sidang utama DPRD Kota Palu.

Kan kasihan mereka sudah melalui tahapan seleksi dan semangat tinggi untuk bisa lolos mengikuti turnamen tersebut, hanya karena kekurangan dana terpaksa harus batal berangkat, padahal mereke ini bibit muda yang punya potensi besar kedepanya, siapa tahu dari Tim.Garuda Kabonena, kita bisa punya Witan Sulaeman yang baru nantinya bakal membawa nama harum Kota Palu di belantika Sepak bola Nasional.

Ini yang harus jadi catatan buat Walikota Palu dan perangkatnya agar peduli dengan dunia olahraga dan huakn hanya Sepak bola, pada hal kita ketahui bersama bapak Walikota Palu merupakan Ketua ASPROV PSSI Sulawesi Tengah dan begitu mencintai olahraga sikulut bundar tersebut,  ” Akan tetapi mengapa beliau merasa tidak memiliki kepedulian terhadap Tim ini dalam hal memberikan bantuan dana “, aku Nico pangilan akrabnya sehari – hari.

Sementara itu Wakil Ketua II DPRD Kota Palu Rizal S.Pdi, M. Pd, mengatakan kalaw kita mengacu Perda CSR itu sebenarnya ada pos – pos yang melibatkan perusahaan swasta, dan kenapa ini jadi masalah,  maaf kami bukan anti tugu dan taman, tetapi kenapa kita tidak membangun mental kepada anak generasi kita, bakat dan kreatifitas mereka dan itu akan dampak larut positif kedepanya.

Ini jadi pelajaran kita semua, kami pikir inilah bahagian ( Contoh ), kenapa kemudian ini jadi masalah, yang seharusnya tidak jadi masalah, Seharusnya Pemkot Palu melalui Walikota Palu agar di porsikan anggaran itu ( CSR ) untuk olahraga kepada perusahaan – perusahaan, dan itu sudah harus di pikirkan karena Perdanya kan sudah ada, pintah Politisi Partai Keadilan Sejahtera ( PKS ).

Lain halnya dengan penuturan Anggota DPRD Kota Palu H.Nanang menuturkan mereka ini sepertinya tidak mendapat perhatian dari Pemkot Kota Palu, padahal mereka ini mau membawah nama harum daerah kita, ini jadi sebuah  pemikiran kita luar biasa, bayangkan anak – anak ( Bola ), semua cabor tidak bisa kita urus.

Bukan nanti mereka sudah berprestasi baru kita ( Pemkot Palu ) mengakui ini anak kita, tapi disaat mereka baru mau memulai berkompetisi ( berjuang ) bawah nama Kota Palu, malah tidak ada campur tangan dari Pemkot dan Walikota Palu, ini yang harus Plt.Asisten Pemerintah Kota Palu sampaikan masukan kami ke orang nomor satu di Lingkup Pemkot Palu, imbau Anleg yang sudah menjabat dua priode.

Masih di tempat yang sama Manajer PS Garuda Kabonena membenarkan dirinya dan pelatih sempat mendatangi Walikota Palu di ruang kerjanya, dengan menunjukan proposal mengikuti turnamen Liga Socer dengan maksud meminta bantuan dana.

Beliau pun memberikan saran dan berjanji akan kasih kontribusi sekaligus mengingatkan untuk datang kembali  menghadap, disaat turnamen sudah semakin dekat, namun kami sendiri belum tahu apa kontribusi tersebut, akunya.

Perlu di ketahui ada tiga Tim dari Sulawesi Tengah yang bakal ikut di turnamen yakni PS.Garuda Kabonena dan kami akan memberangkatkan dua puluh tiga orang itu sudah dengan official Tim,  Rauf Junior menurut info mereka telah mendapat sponsor dari salah satu perusahaan serta satu dari Donggala PS.Labuan Beru yang konon masih mencari anggaran juga, jelas Rahman.