Laporan ; Moh.Nasir Tula
Palu, beritasulteng.id Sejumlah pasien di ruang perawatan Gedung Seroja Kelas III di RSUD Undata Palu mengeluhkan kondisi fasilitas yang dinilai kurang layak, terutama terkait tidak tersedianya sprei pada tempat tidur pasien.
Salah satu pasien, Ramlah, yang dirawat sejak Jumat (17/4/2026), mengaku hingga Senin (20/4/2026) belum mendapatkan sprei dari pihak rumah sakit. Ia menyebut telah menyampaikan keluhan tersebut kepada petugas, namun belum ada tindak lanjut.

“Sudah dua kali saya sampaikan ke perawat, tapi sampai sekarang belum dipasangkan sprei. Saya terpaksa menggunakan sarung sendiri agar lebih nyaman,” ujarnya, Pada Senin 20/04/2026.
Ramlah juga mengaku akan menjalani operasi, pada Senin 20/04/2026 dan khawatir kondisi tempat tidur tanpa sprei dapat mengganggu kenyamanan pasca operasi.
Keluhan serupa disampaikan pasien lain, Norma, yang telah menjalani perawatan sejak Sabtu pagi (18/4/2026). Ia mengaku sempat menanyakan ketersediaan sprei kepada petugas dan mendapat jawaban bahwa sprei masih dalam proses pencucian.

“Sudah lebih dari dua hari, tapi belum juga tersedia. Padahal pasien lain di ruangan ini juga mengalami hal yang sama, dan hanya memakai sprei sendiri ,” aku pasien Norma, Pada Senin 20/04/2026.
Berdasarkan pantauan di lapangan, kondisi tersebut tidak hanya terjadi di ruang Kelas III B, ada juga di Kelas III A dan Kelas II A dan B gedung seroja, tetapi juga ditemukan di beberapa ruang kelas lain di Gedung Flamboyan. Beberapa tempat tidur terlihat digunakan tanpa sprei.

Selain itu, sejumlah fasilitas lain juga dilaporkan mengalami kerusakan, seperti kunci pintu kamar mandi yang tidak berfungsi, wastafel rusak, serta kondisi lantai kamar mandi yang licin. Tidak tersedianya tirai pembatas antar tempat tidur juga dikeluhkan karena dinilai mengurangi kenyamanan dan privasi pasien.

Kerusakan plafon di beberapa titik penghubung antar gedung turut terlihat dan dinilai dapat mengganggu kenyamanan pasien maupun keluarga yang menunggu.







