Juru bicara pengadilan Negeri Tolitoli Indra Tua Hasangapon Harahap,S.H, M.H

Terdakwa Kasus Pencabulan Anak Divonis Bebas

Juru bicara pengadilan
Negeri Tolitoli Indra Tua Hasangapon Harahap,S.H, M.H

Tolitoli, beritasulteng.id – LDP alias La Duma, terdakwa dugaan kasus pencabulan anak divonis bebas oleh majelis hakim dalam persidangan di PN Tolitoli, Rabu, (3/11/2021).

Hakim menyatakan terdakwa kasus dugaan pencabulan terhadap anak di bawah umur itu divonis bebas karena tidak terbukti bersalah.

Putusan bebas, disampaikan majelis hakim yang diketuai Dion Handung Harimurti, S.H.,/ dengan hakim anggota Fathan Fakhir Sriyadi, S.H., dan hakim anggota Yudith Fitri Dewanti, S.H dalam persidangan yang digelar secara video conference di ruang Sidang Utama PN Tolitoli, Rabu, (3/11/2021).
Juru Bicara Pengadilan Negeri Tolitoli, Indra Tua Hasangapon Harahap, S.H., M.H. menjelaskan, Majelis Hakim dalam pertimbangannya berpendapat bahwa perbuatan Terdakwa tidak terbukti secara sah dan meyakinkan telah melanggar Pasal yang didakwakan kepada Terdakwa, sehingga Majelis Hakim berpendapat Terdakwa haruslah dibebaskan dari Dakwaan Penuntut Umum.

“Majelis Hakim menyatakan terdakwa La Duma tidak terbukti secara sah dan meyakinkan tidak bersalah melakukan tindak pidana sesuai dakwaan jaksa penuntut umum,” ujar Indra Tua Hasangapon Harahap.

Majelis hakim berpendapat sesuai fakta dan bukti-bukti di dalam persidangan tidak ada hal yang bisa membuktikan terdakwa telah melakukan pencabulan atau melakukan persetubuhan terhadap anak di bawah umur sesuai dakwaan.
Yaitu, melanggar Pasal 76D Jo Pasal 81 ayat (1) Undang-undang RI No. 35 Tahun 2014 Tentang Perubahan atas Undang-Undang RI No.23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak sebagaimana di ubah dengan Undang-Undang RI No.17 Tahun 2016 Tentang Penetapan Perpu No.1 Tahun 2016 Tentang Perubahan ke Dua atas Undang-Undang RI No.23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak atau Pasal 76E Jo Pasal 82 ayat (1) Undang-undang RI No. 35 Tahun 2014 Tentang Perubahan atas Undang-Undang RI No.23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak Sebagaimana Di ubah Dengan Undang-Undang RI No.17 Tahun 2016 Tentang Penetapan Perpu No.1 Tahun 2016 Tentang Perubahan ke Dua atas Undang-Undang RI No.23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak seperti yang dituduhkan.

“Majelis Hakim dalam putusannya membebaskan terdakwa dari segala tuntutan dan memerintahkan kepada JPU untuk segera membebaskan terdakwa dari penjara serta memulihkan segala hak-hak terdakwa baik dalam kedudukan, kemampuan maupun harkat dan martabatnya,” ungkap Indra Tua Hasangapon Harahap.

Atas putusan ini Terdakwa bersama Penasihat Hukumnya menyatakan menerima putusan Tersebut, sedangkan Penuntut Umum akan mengajukan Upaya Hukum Kasasi. (AZR)

About beritasulteng

Check Also

Pesan Ustad Husni Mubarak, Orang Tua Dan Siswa Meneladani Akhlak Rasulullah

Tolitoli, beritasulteng.id – Ustadz Husni Mubarak mengajak orang tua dan siswa meneladani akhlak Rasulullah. Pesan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *