Palu, beritasulteng.id – Masa aksi yang tergabung dalam Forum Marana Bersatu ( For-Mat ), yang kurang lebih 200 orang yang dilengkapi dengan alat sound system, mendatangi kantor gubernur Sulawesi Tengah, melakukan demo aksi damai terkait kemunduran diri Bupati Donggala H. Kasman Lassa dari jabatannya.

Dimana bupati yang sering di panggil kanjeng di Donggala telah menyatakan diri untuk mundur sebagai bupati sejak bulan Juli 2023, di mana vidionya pengunduran dirinya beredar di grub – grub whatsap dan pemberitaan media cetak dan online.
Adapun tuntutan dari masa aksi Forum Marana Bersatu (For-Mat), yang di pimpin oleh Ahmad Muksin salah satu wartawan senior, sekaligus kontributor Televisi swasta Metro TV dengan panggilan akrabnya Bung Matre yakni mempertanyakan status Bupati Donggala H.Kasman Lassa yang belum menemui titik terang, pasca menyatakan diri mundur sebagai bupati Donggala sejak bulan Juli 2023.

” Kami meminta kejelasan status Kasman Lassa kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah karena sudah mengundurkan diri sebagai Bupati Donggala,” kata Kepala Desa Marana Lutfi.
Ia pun memohon kepada Gubernur H.Rusdy Mastura untuk segera memproses pergantian bupati secepatnya, agar roda pemerintahan kabupaten Donggala dapat berfungsi dan berjalan dengan baik, olehnya itu kami harapkan orang nomor satu di Sulteng, secepatnya menunjuk Plt. Bupati Donggala.
Menjawab tuntutan terkait kejelasan status Bupati Donggala, Asisten Pemerintahan dan Kesra Dr. Fahrudin D.Yambas,M.Si menuturkan bahwa Bupati H. Kasman Lassa sudah mengajukan pengunduran diri sehubungan dengan keikutsertaannya sebagai calon anggota legislatif Kabupaten Donggala 2024.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah telah memfasilitasi usul pengunduran diri Bupati H.Kasman Lassa melalui surat Gubernur H.Rusdy Mastura nomor : 100.1.4.2/350/Ro.PemOtda yang ditujukan kepada Menteri Dalam Negeri.
” Kami harap masa aksi dan warga Donggala bersabar, sambil menunggu prosesnya yang sejauh ini sudah di tindak lanjuti oleh Pak Gubernur, karena Bapak Gubernur sudah monitor persoalan ini ,” pungkasnya. ( Nasir Tula )







