Kunjungan ini dilakukan dalam rangka silaturahmi sekaligus penyerahan sertifikat penghargaan kepada Kelurahan Palupi yang berhasil masuk dalam 25 besar nasional dalam ajang Desa/Kelurahan Cinta Statistik (Cantik) tahun 2024. Kompetisi tersebut merupakan inisiatif BPS pusat dalam mendorong desa dan kelurahan untuk aktif dalam penyusunan dan pemanfaatan data statistik berkualitas berbasis lokal.
Penyerahan sertifikat dilakukan langsung oleh Kepala BPS Kota Palu kepada Wali Kota Hadianto, yang kemudian secara simbolis menyerahkannya kepada Lurah Palupi sebagai bentuk apresiasi atas prestasi tersebut. Turut hadir dalam kesempatan tersebut, sejumlah pejabat dari lingkungan Pemerintah Kota Palu serta perwakilan dari Kelurahan Palupi.
Kepala BPS Kota Palu, Agus Santoso, dalam keterangannya menyampaikan bahwa keberhasilan Kelurahan Palupi merupakan hasil dari komitmen tinggi dalam membangun sistem statistik lingkungan yang akurat dan aplikatif, terutama dalam aspek pengelolaan sampah berbasis data.
“Kelurahan Palupi dinilai mampu menyusun statistik lingkungan yang baik dan sesuai dengan kaidah statistik nasional. Mereka menunjukkan keseriusan dalam mengelola data pengelolaan sampah, sehingga layak masuk dalam 25 besar nasional,” ujar Agus.
Lebih lanjut, Agus mengungkapkan bahwa Kota Palu juga berhasil meraih predikat “baik” dalam ajang Kompetisi Pembinaan Statistik Sektoral tahun 2024 dengan nilai 2,62. Dalam kompetisi ini, Pemerintah Kota Palu diwakili oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Palu serta RSUD Anutapura.
Untuk tahun 2025, BPS Kota Palu kembali mengikutsertakan dua perwakilan dari Kota Palu dalam dua kategori berbeda. Kelurahan Tanamodindi ditunjuk sebagai perwakilan dalam program Desa/Kelurahan Cantik, sementara Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan bersama Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) menjadi peserta dalam pembinaan statistik sektoral.
“Kelurahan Tanamodindi memiliki potensi ekonomi lokal melalui pusat kuliner yang aktif. Kami akan mendampingi mereka dalam menyusun statistik UMKM yang sesuai dengan standar nasional, sehingga potensi ini dapat dimanfaatkan secara maksimal,” jelas Agus.
Ia menambahkan, dengan pendampingan yang intensif dan sinergi antarlembaga, pihaknya berharap Kota Palu dapat kembali mencatatkan prestasi di tingkat nasional dalam ajang serupa.
“Harapannya, Kota Palu bisa kembali menembus 25 besar terbaik se-Indonesia tahun ini,” tutupnya.
Kegiatan ini mencerminkan komitmen Pemerintah Kota Palu bersama BPS dalam memperkuat budaya statistik di lingkungan pemerintahan serta masyarakat, guna mendorong pembangunan berbasis data yang akurat dan berkelanjutan.







