Editor : Moh.Nasir Tula
Donggala, beritasulteng.id – Untuk mewujudkan program menu Dapur Sehat Atasi Stunting dapat terlaksana setiap tahunya dinas P2KB Kabupaten Donggala tahun depan akan mengajukan ke Pemkab Donggala terkait anggaran program ini, aku Kadis P2KB Donggala H.Lasamudia, Pada 13 Juli, 2024.
Sekarang in kami telah memfasilitasi dukungan anggaran untuk membantu pemenuhan gizi keluarga-keluarga yang menjadi sasaran di kampung KB dari dana alokasi khusus non fisik bantuan operasional Keluarga Berencana (BOKB) untuk percepatan penurunan stunting melalui menu dapur sehat atasi stunting (DASHAT).
Kami sangat berharap, anggaran tersebut digunakan secara optimal dan tepat sasaran sehingga dapat memenuhi harapan kita bersama yaitu menurunkan angka stunting ke depan di Kabupaten Donggala sedangkan kampung KB yang baru terbentuk baru akan diusulkan penganggarannya.
Pengusulanya pada DAK non fisik BOKB setelah teman-teman PKB/PLKB/PPPK melakukan penginputan K/ODI aplikasi SIGA dan penginputan di website kampung KB, aku Lasamudia
Kita harus berinvestasi pada intervensi keluarga-keluarga beresiko stunting sejak sekarang demi penduduk Indonesia yang semakin sehat maju dan berkualitas. Intervensi ini adalah kunci yang akan membentuk masa depan keluarga daerah dan bangsa kita.
Dimana sebelumnya pernah dilakukan kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan di ruangan pertemuan Dinas pengendalian penduduk dan keluarga berencana Senin tanggal 10/06/2024 Kabupaten Donggala, saat itu kami sendiri yang membuka acaranya, akunya.
Pada kegiatan itu selain kami narasumbernya ada juga kepala bidang kesejahteraan keluarga Yesi Natalia Pangkey, serta arasumber dari Badan BKKBN Provinsi Moh Rosni.
Tentunya kami berharap dengan adanya anggaran yang cukup masuk ke program DASHAT, semuanya dapat berjalan lancar dalam mengurangi perkembangan stunting di Donggala, harapnya.







