Palu, beritasulteng.id – Sungguh sangat ironis perusahaan PT.Citra Palu Mineral yang sejak kurang lebih 10 tahun beroperasi di wilayah pertambangan Kelurahan Poboya, terus membuat berbagai kesalahan dengan melakukan pencemaran lingkungan, seperti yang terlihat di salah satu Vidio yang beredar di grub WhatsApp.


Vidio yang berdurasi enam menit lima puluh detik yang beredar di akun tiktok milik @biapongkitakelor, terlihat jelas di beberapa pinggir sungai Poboya, kotoran limbah – limbah hasil pengeboran milik perusahaan CPM, limbahnya yang mengandung solar dibuang sekitaran sungai Poboya, yang sampai berita ini naik tayang belum di ketahui, nama lokasi pinggiran sungai tersebut, tempat dibuangnya kotoran sungai limbah hasil pengeboran milik perusahaan CPM tersebut.

Vidio yang diambil oleh warga pada Tanggal 18 Agustus 2023, terlihat jelas lima orang karyawan PT.CPM dengan mengendarai dua unit mobil Toyota Hilux berwarna putih, mendapat teguran keras dari salah satu warga Poboya yang bernama Agus, dengan memperlihatkan limbah perusahaan yang mengalir di sungai Poboya hasil pengeboran kepada kelima karyawan CPM.

Beberapa kali Agus melontarkan kata – kata keras ke lima karyawan CPM yang hanya diam seribu bahasa, karena ucapan Agus, memang terlihat jelas dalam vidio Agus menunjukan titik adanya limbah – limbah perusahaan di sungai Poboya.

Agus yang sering melintasi pinggiran sungai bersama rekan – rekanya begitu kesal dengan ulah perusahaan yang tidak memperdulikan dampak lingkungan sekitaran sungai Poboya, yang dimana air ini pun dinikmati warga Poboya, seharusnya pihak perusahaan bertanggung jawab atas kejadian ini, kesalnya, dalam Vidio tersebut. ( Nasir Tula )







