Palu, beritasulteng.id – Dengan banyaknya jenis ikan yang hidup di lautan dan sungai – sungai yang ada di wilayah Sulawesi Tengah, dapat di manfaatkan oleh para nelayan untuk melakukan aktifitasnya, dimana yang setiap harinya hasil tangkapan itu, langsung di tawarkan ke masyarakat dan juga masuk ke pasar – pasar tradisional untuk di konsumsi.
Tentu dengan penilaian tersebut yang begitu banyaknya warga yang mengonsumsi berbagai jenis ikan laut dan sungai, sehingga nilai Angka Konsumsi Ikan ( AKI ) mengalami kenaikan yang cukup signifikan setiap tahunya, hal ini dikatakan Kadis Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Tengah Moh. Arif Abd Wakil Latjub, SE, M.Si, saat di Kantor Gubernur dua pekan lalu.
DKP Sulteng terus melakukan inovasi dan kolaborasi OPD terkait dan dengan steck holder lainya, untuk peningkatan mutu sektor kelautan dan perikanan, agar pencapaian AKI di Sulteng dapat di pertahankan dan melebihi AKI Nasional,
Sekarang ini yang utamanya bagaimana masyarakat Sulawesi Tengah memiliki kemauan dan kesadaran memperbanyak konsumsi ikan, sebab jenis ikan di Sulawesi Tengah banyak memiliki kandungan protein dan vitamin yang sangat bermanfaat bagi tubuh dan kesehatan kita, imbaunya.
Perlu kami beritahukan saat itu Tahun 2020 Angka Konsumsi Ikan ( AKI ) di Sulawesi Tengah trendnya berada di atas rata – rata konsumsi Nasional, nilai pencapaiannya orang makan ikan tembus 54,56 Kg perkapita pertahun untuk tingkat Nasional, sedangkan AKi di Sulteng Tahun 2020 jumlah warga konsumsi ikan jumlahnya 62,04 Kg pertahun, ini menandakan kita di atas AKI Nasional.
Begitu juga Pada Tahun 2021 nilai AKI di Sulteng melebihi AKI Nasional, dengan perbandingan nilainya untuk AKI Sulteng mencapai 67,04 perkapita pertahun, sedangkan AKI Nasional 55,16 perkapita pertahun, tutur Arif Latjuba.
Kita patut syukuri pencapaian ini dan semoga tetap ini semua bisa di pertahankan bila perlu di tingkatkan lagi setiap tahunya, sebagaimana harapan gubernur Sulawesi Tengah membawah Provinsi ini maju lebih cepat dan sejahtera masyarakat Sulawesi Tengah, tutupnya. (NSR)







