Palu, beritasulteng.id – Terkait dengan kebijakan pemerintah pusat yang menaikan harga BBM bersubsidi, Segenap pengurus PKS Kab. Sigi menolak tegas kenaikan Harga BBM.
Perihal penolakan tersebut disampaikan oleh Ketua Majelis Pertimbangan Daerah (MPD) PKS Kab. Sigi, yang juga sekaligus anggota DPRD Sigi, Rifai melalui pesan reles ke redaksi, Pada Senin 05 / 09 / 2022.
Lebih lanjut menurut Rifai, bahwa penolakan bukan hanya karena sekedar ingin beda, tapi ini merupakan bentuk satu kepedulian kepada rakyat.
“Kita lihat bersama, kondisi masyarakat kita belum benar-benar pulih kondisi ekonominya, apalagi masyarakat di Sigi, yang pasca bencana 28 September 2018 belum sepenuhnya pulih, ditambah lagi dengan bencana pandemi Covid 19 yang sampai saat ini belum selesai “, ucap Rifai.
Maka akan bertambah berat lagi dengan dengan kenaikan harga BBM bersubsidi ini” pungkasnya.
Di tengah krisis perekonomian yang semakin sulit sekarang ini, bukan hanya di Kabupaten Sigi, akan tetapi seluruh wilayah di Sulawesi Tengah bahkan di daerah – daerah lain, mengapa tiba – tiba pemerintah pusat se enaknya menaikan harga BBM, kesal Anggota dewan yang sudah dua priode di Kabupaten Sigi.
Seluruh pengurus dan anggota dewan di Partai Keadilan Sejahtera di Sulawesi Tengah,Kabupaten dan Kota menolak keras kenaikan harga BBM, sebagimana yang di gaungkan para anggota DPR RI dari Partai kami di pusat, sekaligus perintah langsung dari Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera, aku Rifai. (NSR)







