Kepala Dinas Koperasi dan UKM Tolitoli Sri Lesminingsih

Wujudkan Visi – Misi Bupati, Dinas Koperasi Dan UKM Tolitoli Luncurkan Program Genta Pro Umi

Tolitoli, beritasulteng.id – Pemerintah Kabupaten Tolitoli memiliki visi dan misi yakni menciptakan kemandirian ekonomi desa melalui penguatan usaha mikro kecil dan menengah sebagai pilar pembangunan daerah. Pemerintah daerah akan memainkan peranannya dalam memberdayakan UKM, disamping itu meningkatkan kemitraan usaha yang saling menguntungkan antara pengusaha besar dengan pengusaha kecil serta kualitas sumber daya manusianya, ungkap Kepala dinas Koperasi dan UKM Tolitoli Sri Lesminingsih

Guna menjalankan dan menyukseskan program tersebut, Pemkab Tolitoli melalui Dinas Koperasi dan UMKM berkolaborasi bersama-sama stakeholder terkait sesuai kewenangan masing-masing yang terdiri dari masyarakat, Dinas Perindustrian, Dinas Perdagangan, Dinas Tenaga Kerja, Dinas Kominfo, Dinas Penanaman Modal PTSP, Dinas Pariwisata, Dinas Perikanan dan Kelautan, Bagian Organisasi Setdakab, Bagian Hukum Setdakab, pihak BUMN/BUMD, Kementerian Agama, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat, Dekranasda, TP PKK, serta Forum Komunikasi UMKM di Tolitoli mendesain program untuk meningkatkan serta mewujudkan kemandirian masyarakat secara ekonomi. Program perubahan.

“Gerakan Cinta Produk Usaha Mikro (Genta Pro UMi)” menjadi program kerja sama lintas sektoral untuk mewujudkan visi misi tersebut.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Tolitoli, Sri Lesminingsih mengatakan, program ini bertujuan sebagai diseminasi awal atau informasi awal pada stakeholder eksternal dan masyarakat serta pelaku usaha mikro di Kabupaten Tolitoli mengenai “GERAKAN CINTA PRODUK USAHA MIKRO” serta mengajak pihak terkait untuk ikut serta menjadi bagian dalam mensukseskan “GERAKAN CINTA PRODUK USAHA MIKRO” (Genta Pro Umi) di Tolitoli.
“Proyek Perubahan ini merupakan kolaborasi dan bersinergi antara, masyarakat, Dinas Perindustrian, Dinas Perdagangan, Dinas Tenaga Kerja, Dinas Kominfo, Dinas Penanaman Modal PTSP, Dinas Pariwisata, Dinas Perikanan dan Kelautan, Bagian Organisasi Setdakab, Bagian Hukum Setdakab, pihak BUMN/BUMD, Kementerian Agama, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat, Dekranasda, TP PKK, serta Forum Komunikasi UMKM di Tolitoli dan yang besar andilnya adalah pihak UKM,” jelasnya, Selasa, (22 Juni 2021).

Menurutnya, di Tolitoli banyak produk kearifan lokal, namun sayangnya hanya dikembangkan secara individu. Untuk itu perlu dipikirkan pangsa pasar dari seluruh produk yang sudah dihasilkan tersebut. Dia menyebut saat ini masih banyak produk lokal yang belum bisa memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Padahal, kata Sri

Lesminingsih, seharusnya produk lokal mesti tampil di daerahnya sendiri dalam setiap kegiatan.
“Gerakan Cinta Produk Usaha Mikro (Genta Pro UMi) merupakan sebuah terobosan untuk melibatkan stakeholder dalam pemberdayaan Usaha Mikro di Kabupaten Tolitoli. Untuk mengembangkan usaha mikro di Kabupaten Tolitoli perlu dilakukan secara terpadu dan terintegrasi oleh stakeholder terkait,” ungkapnya.

Dia berharap ke depan perlu digali juga potensi lainnya. Melibatkan seluruh instansi terkait agar lebih bersinergi. Selanjutnya pengembangan produk kearifan lokal dengan pilot project di Kecamatan Baolan bisa diimplementasikan di kecamatan lainnya di Tolitoli.

“Diharapkan setelah dimulainya launching proyek perubahan ini dapat terwujud produk budaya yang bernilai ekonomi tinggi dan berlangsung secara berkesinambungan,” harapnya.
Selain itu menurutnya, melalui Proyek Perubahan “Gerakan Cinta Produk Usaha Mikro” (Genta Pro UMi) di Kabupaten Tolitoli, nantinya dapat membantu promosi dan pemasaran hasil-hasil produk usaha mikro (UMKM) di Kabupaten Tolitoli, sehingga akan meningkatkan pendapatan masyarakat, peningkatan serapan tenaga kerja sehingga dapat membantu penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Tolitoli.

Dengan jumlah pelaku usaha mikro yang cukup banyak dan telah berproduksi dalam jangka waktu yang cukup lama, namun dari sisi pendapatan secara signifikan belum mampu membentuk kemandirian bagi pelaku usaha mikro apalagi dimasa pandemi Covid-19. Sehingga dengan proyek perubahan ini dapat mempercepat kemajuan perekonomian daerah, pungkasnya. ( Andi.ZR)

About beritasulteng

Check Also

Fraksi DPRD Sambut Baik Raperda 2021 Dan LPJ 2020 Pemkab Tolitoli

Tolitoli, beritasulteng.id – Wakil Bupati Tolitoli Moh. Besar Bantilan menyampaikan terima kasih kepada seluruh fraksi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *