Palu, beritasulteng.id – Simpan siurnya dana Koperasi yang bakal dikeluarkan oleh PT. Citra Palu Mineral buat Koperasi Poboya dimana peruntukannya untuk warga Poboya, Kapolresta Palu Kombes Pol Barliansyah, SIK, M.H memberikan jaminan dalam waktu dekat ini akan di berikan oleh PT.CPM , hal ini di akuinya saat di temui diruang kerjanya, Pada Rabu 02/11/2022.
Walaupun itu bukan kewenangan dan rana kami selaku Kapolresta Palu mempertanyakan kesepakatan – kesepakatan antara warga Poboya dan pihak PT. CPM dan Kontraktornya PT. AKM, namun dari segi sisi kemanusiaan kami tetap berupaya membantu mencari solusinya.
” Kepada seluruh masyarakat murni Poboya dalam waktu dekat ini, kami jaminannya akan segera adanya pencairan uang koperasi yang di siapkan PT. CPM atau PT. AKM, mohon waktunya bersabar, untuk masyarakat yang murni, bukan masyarakat yang tanda kutip, terima kasih “, ucap Barliansyah dengan tegas.
Pada dasarnya kami tidak melarang masyarakat naik ke atas dan aparat siap kawal masyarakat yang akan naik ke lokasi, untuk menjagah hal – hal yang tidak di ingginkan antar warga dan perusahaan, sebab pasca di serangnya Kantor PT. AKM banyak karyawan merasa tertekan dan ketakutan, tugasnya kami bagaimana karyawan bisa kembali bekerja dengan aman dan tidak terjadi gesekan dengan warga Poboya, tuturnya.
Kalaw untuk masyarakat yang mau bakalikil kami larang sementara ini, karena pihak perusahaan PT. CPM punya kontrak karya, IUPnya jelas, bunyinya jelas alasanya Undang – Undang dan kami tidak mau melanggarnya.
Untuk mengantisipasi keingginan masyarakat Poboya, Sekarang ini kami serahkan ke Koperasi, yang jadi pertanyaanya kenapa Koperasi masyarakat Poboya tidak jalan, di situ kami lihat ada yang tidak becus dalam kepengurusanya dan ada yang punya kepentingan pribadi ujung – ujungnya perendaman dari mereka yang punya kepentingan ( Yang Pegang Koperasi Poboya ) maunya mereka pingggin seperti dulu lagi.
Kami tahu semuanya, kita bicara hati nurani sekarang ini, kami pun merasa prihatin dengan masyarakat Poboya dan kami pun berupaya bela – belain, apalagi menyangkut isi perut, masyarakat ini butuh makan, jangan mereka di tekan – tekan, tidak boleh ini , tidak boleh itu, mereka di takut – takuti di intimidasi, dan kami tahu kalian dan kami pun sudah monitor ini semua, tuturnya.
Kami himbau kepada masyarakat untuk lebih bersabar, Konsesi penambangan rakyat ini tidak segampang itu, kalau pun ada izin dari Kementrian SDM nantinya, tidak mungkin di berikan dalam cipta karya, ini Undang – undang yang berbicara, kalau pun ada yang di janjikan oleh gubernur seluas 25 Hektar pastinya di luar konsesi ini.
Makanya atas itu semua kami bermohon kepada perusahaan untuk secepatnya mencairkan uangnya melalui Koperasi Poboya, demi kesejahteraan masyarakat Poboya, jangan kami di benturkan dengan masyarakat, kasihan masyarakat, kita berbicara untuk kepentingan orang banyak bukan kepentingan segelintir orang sajah, jelasnya. ( Nasir Tula )







