Dugaan Jual Beli Jabatan Terjadi Di Dikbud Sulteng, Tampa Dilantik Gubernur Langsung Ikut Serah Terima Jabatan

 

Sekretaris Dikbud Sulteng Dr.Asrul Achmad, S.Pd, M.Si, ( Yang di lantik Pada 28 April 2022).

Palu, beritasulteng – Isu adanya jual beli jabatan yang sejak tiga pekan ini terjadi di OPD Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, mencuat ke publik dan menjadi perhatian semua kalangan termaksud orang nomor satu di Sulawesi Tengah bapak H.Rusdi Mastura.

Sejak pelantikan yang secara virtual dilaksanakan oleh Bapak Gubernur Sulawesi Tengah Pada 28 April 2022, dan sampai hari ini terisinya beberapa jabatan baik Sekretaris, Kabid, Kasubag dan Pengawas, masih terus mendapat perhatian khusus dari gubernur Sulteng, setelah mendapatkan info terisinya jabatan – jabatan tersebut, adanya terjadi indikasi jual beli jabatan di OPD Sulteng.

Sehingga memerintahkan Pj.Sekprov Sulteng untuk membentuk Tim pencari fakta beredarnya informasi terjadi jual beli jabatan, di mana melalui media social ( FB) Pj.Sekprov Sulteng meminta kepada tim dalam waktu sepuluh hari kerja dapat melaksanakan tugasnya dengan baik.

Berdasarkan hasil penelusuran media ini dan info dari sumber terpercaya melalui via wa, mengatakan perlu di pertanyakan  kembali terkait adanya pengisian Kasubag Program di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan ( Dikbud ) Provinsi Sulawesi Tengah, dimana saat pelantikan nama tersebut yakni Ince Nurfaidah, tidak ada tercantum di nama – nama yang di lantik oleh gubernur Sulteng saat itu.

Nanti setelah Tanggal 10 /05/2022 di ketahui ada serah terima jabatan Kasubag Program berlangsung di audotirium Kantor Dikbud Sulteng, dimana ( Ince Nurfaidah ) yang bersangkutan diberikan jabatan tersebut, setelah Kasubag Program sebelumnya dilantik pada Kabid SMA di Dikbud Sulteng.

Dengan pengisian tersebut jelas menjadi tanda tanya para PNS yang ada di Lingkup Dikbud Sulteng, pada hal yang bersangkutan merupakan salah satu staf di bidang PTK dan Fasilitas Tugas Pembantuan Dikbud Sulteng, dan yang bersangkutan pun belum pernah mengikuti Diklat Pin empat, ucap Sumber.

Bagaimana bisa pak Asrul yang di lantik sebagai Sekretaris Dikbud Sulteng saat itu, buat surat yang di tujukan ke Pak gubernur sesuai petunjuk ibu Kadis dan menghadap sama pak gubernur hari itu, dimana seharian saat itu dia ada di dinas bersama ibu Kadis dan Pak gubernur sendiri ada di rumah rujab, dan tidak benar, baik pak Asrul maupun ibu Kadis  datang menghadap pak gubernur di rujab, cetus Sumber terpercaya.

Kalaw berita acara serah terim jabatan semuanya tidak ada yang berbeda isinya, perbedaanya hanya nama PNS yang di lantik dan penempatan dinas yang baru dan dinas yang sama, tutur Sumber.

Semoga sajah adanya kejanggalan dalam proses serah terima jabatan tampa adanya pelantikan dari PNS yang dimaksud, dapat di telusuri oleh pihak aparat hukum dan tim pencari fakta jual beli jabatan yang sudah terbentuk, harap Sumber.

Saat ditemui diruang kerjanya Pada Selasa 17/05/2022, Ince Nurfaidah mengakui namanya tidak ada tercantum di pelantikan saat itu, hanya sajah kami mendapat panggilan dari Sekretaris Dikbud Sulteng yang baru Asrul Ahmad, S.Pd,M.Si yang sebelumnya menjabat Kabid PTK dan Fasilitasi Tugas Pembantuan Dikbud Sulteng, untuk hadir di acara serah terima jabatan, Pada Tanggal 10/05/2022.

Kami sendiri juga tidak tahu adanya surat panggilan Sertijab tersebut, hanya sajah saya di panggil oleh Pak Asrul untuk mempersiapkan diri ikut Sertijab, silahkan tanya sama pak Asrul yang lebih tahu, aku Ince Nurfaidah,

Sementara itu,  Asrul Ahmad, S.Pd.M.Si mengungkapkan kami setelah dilantik Pada 28 April 2022 sebagai Sekretaris Dikbud Sulteng, melakukan komunikasi dengan ibu Kepala Dinas Dikbud Sulteng Yudiawati V Winndarlusiana terkait adanya kekosongan jabatan di Kasubag Program.

Adapun statusnya Ince Nurfaidah diundang hanya untuk mengisi kekosongan, dimana sebelumnya kami telah menyurati pak gubernur dengan tembusan BKD Sulteng, pak gub pun sudah mendisposisi surat itu, terkait pengisian itu tekhnis BKD Sulteng, di karenakan ada hal – hal yang belum ada pengisian jabatan kemarin.

Kan tekhnis pengisisan bukan kita, hanya kemarin kita minta di serahkan dulu, supaya jangan kosong untuk Pltnya, dan tinggal mau di usung dan belum dilantik dan tinggal menunggu persetujuan gubernur, gubernur pun sudah Acc ( Menyetujui ) dan akan dilantik dalam waktu dekat, aku Asrul Achmad, saat di temui diruang kerjanya, Pada Selasa 17/05/2022.

Menurut Asrul pada 10 Mei 2022 belum Sertijab hanya berita acara serah terima jabatan, Ince Nurfaidah hanya untuk mengamankan tugas – tugas di program, jadi kami langsung mengundang yang bersangkutan sesuai perintah ibu Kadis, setelah kami konfirmasi ke BKD Sulteng.

” Intinya keberadaan Ince Nurfaidah hanya melaksanakan tugas Kasubag program sehari – hari supaya tidak kosong dan belum dilantik, namun akan di lantik dan itu yang kami minta, ke sama Pak gubernur, ucapnya.

Karena yang kita usul kemarin tidak di isi, selesai pelantikan, kami di panggil kenapa kasubag program, lalu kita cek ke BKD dan menurut Kepala BKD ada kekeliruan sedikit dan di bekukan ,mungkin ada kesalahan secara administrasi, karena tercecer katanya, kan memang sudah lama kita inventarisir nama – nama orang yang mau dilantik, menjadi ucapnya.

Kami ikuti prosedurnya dan tidak mungkin kami yang menetapkan, dan  kita menyurati kepada gubernur mengusulkan minta ke sama pak gubernur untuk menjabat Kasubag program, dimana sebelumnya kami di mintai pertimbangan oleh Ibu Kadis setelah di lantik saat itu, aku Asrul.

Ini lah daftar nama – nama PNS Dikbud Sulteng yang di lantik dan di mutasi, Pada 28 April 2022 oleh gubernur Sulteng secara virtual, namun tidak terdapat nama Ince Nurfaizah.

Menurutnya serah terima jabatan itu hanya untuk melancarkan, hanya pelaksana sementara, terkait isi berita acara serah terima kami sendiri juga tidak tahu isinya, karena bukan kami yang buat, yang buat isi berita acara itu mantan Kasubag Umum dan Kepegawaian Dikbud Sulteng yang lama yakni ibu Tasnima, nanti kami cek ulang itu isi berita acara, aku Asrul, dalam isi rekaman kepada wartawan media ini.

” Intinya surat kami sudah masukan pada tanggal 28 April 2022 ke gubernur dan tembusan ke BKD Sulteng isinya khusus untuk Kasubag Program yang sementara kosong, adapun isi disposisi pak gubernur bunyinya untuk di tindak lanjuti sesuai ketentuan ke BKD Sulteng, dengan nama ini kami usul untuk jabatan Kasubag program, tekhnis – tekhnis itu kan BKD yang tahu, kami pun sudah koordinasi dengan BKD, pihak BKD pun mengatakan tidak apa – apa dan kita lakukan Sertijab, ungkap Asrul.

Torang minta sehingga sudah di arahkan oleh pak gubernur nanti dia dia akan  kasih pendelegasian kewenangan, untuk ibu kadis untuk melantik, jadi ada dua nanti yang mau dilantik ada satu yang mundur lagi, di lantik bersamaan dengan yang cabang dinas di Kab.Luwuk dalam waktu dekat, dan tinggal tunggu jawaban pendelegasian langsung di lantik.

Kita sudah bersama ibu kadis menghadap pak gubernur, dan kita tidak mungkin serta merta tidak mendapat persetujuan, terkait soal isi berita acara kami tidak tahu, karena kami sendiri pun juga pada saat itu sedang Sertijab secara bersamaan, papar Asrul.

Kalaw ibu ini sudah cukup eselon III D, walaupun belum mengikuti Pin, namun setahu kami biar belum diklat Pin, kalaw sudah mendapat jabatan baru, baru ikut Pin itu di perbolehkan, salah satunya saya sendiri pun pernah seperti itu, tutup Asrul. ( Tim / Nasir Tula )