Editor ; Moh.Nasir Tula
Parimo, beritasulteng.id – Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid menyampaikan bahwa dana sebesar Rp1 miliar berhasil dihimpun untuk membantu masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdampak bencana gempa bumi.
Anwar mengatakan, dana tersebut merupakan bentuk kepedulian masyarakat Sulawesi Tengah terhadap warga yang terdampak bencana. Rencananya, bantuan akan dikirimkan ke NTT.
“Alhamdulillah, tadi terkumpul uang Rp1 miliar. Insya Allah besok kita akan kirim ke NTT untuk membantu mereka,” kata Anwar saat menghadiri Pesta Rakyat dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Lapangan Sepak Bola Berlian, Desa Tomoli, Kecamatan Toribulu, Senin malam (17/8).
Menurut Anwar, kepedulian masyarakat Sulawesi Tengah terhadap korban bencana di NTT tidak terlepas dari pengalaman masyarakat Sulteng yang pernah terdampak gempa bumi pada 2018.
“Walaupun malam ini kita bergembira, tetap kita ingat ada saudara kita yang sedang berjuang untuk bangkit dari bencana,” ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk terus mendoakan warga yang terdampak bencana serta memperkuat kepedulian dan semangat gotong royong.
Dalam kesempatan tersebut, Anwar juga menyinggung kondisi masyarakat Kabupaten Parigi Moutong yang sebelumnya turut merasakan dampak gempa bumi.
Sebelum menghadiri pesta rakyat, Anwar bersama rombongan melakukan ziarah ke makam Pahlawan Nasional Tombolotutu di Toribulu. Ziarah tersebut dilakukan sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan Tombolotutu melawan penjajahan.
Anwar mengatakan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah akan menjadikan ziarah ke makam Tombolotutu setiap 17 Agustus sebagai agenda tahunan.
“Di sini ada pahlawan nasional. Makanya saya datang. Setiap tahun nanti pemerintah provinsi setiap tanggal 17 Agustus akan datang berkunjung di Toribulu untuk berziarah,” katanya.
Pesta rakyat tersebut dihadiri Bupati Parigi Moutong Erwin Burase, Wakil Bupati Parigi Moutong Abdul Sahid, Ketua TP-PKK Sulawesi Tengah Sry Nirwanti Bahasoan, unsur Forkopimda, kepala organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup Pemprov Sulawesi Tengah, camat, kepala desa, serta masyarakat Kabupaten Parigi Moutong.







