Editor ; Moh.Nasir Tula
Palu, beritasulteng.id – Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes., membuka secara resmi Rapat Kerja Daerah (Rakerda) VI Dewan Pengurus Daerah Asosiasi Pengusaha Jasa Boga Indonesia (APJI) Sulawesi Tengah di Sriti Convention Hall, Rabu (20/5/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Penguatan UMKM dan Jasa Boga dalam Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Daerah” itu diikuti pengurus dan anggota APJI dari berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Tengah, dewan penasehat organisasi, serta pelaku UMKM binaan.
Dalam sambutannya, Wakil Gubernur menekankan pentingnya menjaga higienitas dan kualitas penyajian makanan, khususnya dalam sektor jasa boga dan pelaksanaan program Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Menurut Reny, kebersihan makanan menjadi faktor utama yang harus diperhatikan seluruh pelaku usaha jasa boga karena berkaitan langsung dengan kesehatan masyarakat.
“Saya sebagai tenaga kesehatan meminta agar aspek higienitas benar-benar menjadi perhatian utama. Program pemenuhan gizi sangat baik, tetapi penyajian makanan juga harus sehat, bersih, dan tepat waktu agar manfaatnya benar-benar dirasakan anak-anak,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi kreativitas pelaku UMKM kuliner yang mulai menghadirkan sajian dengan tampilan menarik dan porsi praktis, termasuk pengembangan kue dan makanan khas daerah yang dinilai memiliki potensi menjadi identitas kuliner Sulawesi Tengah.
Menurutnya, Rakerda APJI memiliki peran strategis sebagai forum konsolidasi organisasi, evaluasi program kerja, serta perumusan arah kebijakan organisasi dalam menghadapi perkembangan industri jasa boga.
“Di tengah perkembangan zaman yang semakin dinamis, sektor jasa boga dituntut terus bertransformasi. Pelayanan berkualitas, higienitas makanan, inovasi menu, pemanfaatan teknologi digital, hingga kemampuan membaca kebutuhan pasar menjadi faktor utama dalam memenangkan persaingan,” katanya.
Wakil Gubernur juga berharap seluruh anggota APJI terus menjaga standar kebersihan, keamanan pangan, dan kualitas pelayanan guna meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap industri jasa boga daerah.
Sementara itu, Ketua DPD APJI Sulawesi Tengah, Imelda Liliana Muhidin, mengatakan tema Rakerda tahun ini menjadi arah organisasi untuk hadir sebagai wadah yang aktif, produktif, dan memberi manfaat bagi masyarakat
Rakerda VI APJI Sulawesi Tengah juga dirangkaikan dengan pameran UMKM yang diikuti 25 pelaku usaha, termasuk lima UMKM disabilitas. Kegiatan tersebut menghadirkan sesi talkshow terkait pengembangan UMKM dan jasa boga daerah.
Turut hadir dalam kegiatan itu perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Tengah, Muhamad Irfan Sukarna, Ketua TP-PKK Kabupaten Sigi, direksi
PT Bank Perekonomian Rakyat (BPR), serta sejumlah mitra strategis lainnya.







