Tagar #PakHelmiTheNextKapoldaSulteng Ramai, Publik Harapkan Kepemimpinan Lokal di Polda Sulteng

Laporan ; Moh.Nasir Tula

Palu, beritasulteng.id – Gelombang dukungan terhadap Brigjen Pol Helmi Kwarta sebagai calon Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Tengah mulai menguat di tengah masyarakat. Dukungan tersebut antara lain disuarakan oleh kalangan abnaulkhairaat yang menilai pentingnya menghadirkan figur pemimpin yang memahami kondisi lokal dan memiliki kedekatan dengan masyarakat. (11/04/2026)

Aspirasi tersebut turut diwujudkan melalui ajakan kampanye digital dengan penggunaan tagar #PakHelmiTheNextKapoldaSulteng di berbagai platform media sosial. Ajakan ini menjadi salah satu bentuk partisipasi publik dalam menyampaikan dukungan terhadap figur yang dianggap memiliki kapasitas memimpin institusi kepolisian di daerah.

Sejumlah pihak yang terlibat dalam gerakan tersebut menyampaikan harapan agar dukungan dilakukan secara bijak dan tetap menjaga etika dalam bermedia sosial. “Kami mengajak masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara positif dan santun,” demikian salah satu seruan yang beredar.

Selain dikenal sebagai perwira tinggi Polri, Brigjen Pol Helmi Kwarta juga dinilai memiliki kedekatan emosional sebagai putra daerah Sulawesi Tengah. Latar belakang tersebut dianggap menjadi nilai tambah karena dinilai dapat membantu memahami dinamika sosial, budaya, serta kebutuhan masyarakat setempat.

Dukungan juga disampaikan oleh tokoh muda Alkhairaat, Muhammad Sadig Alhabsyi. Ia menyebut bahwa aspirasi yang muncul merupakan bentuk harapan dari sebagian abnaulkhairaat terhadap kepemimpinan kepolisian yang lebih dekat dengan masyarakat.

“Harapannya, jika beliau dipercaya menjabat Kapolda Sulawesi Tengah, dapat menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat karena berasal dari daerah ini,” ujarnya.

Meski demikian, penentuan jabatan Kapolda merupakan kewenangan pimpinan Polri dan pemerintah pusat. Oleh karena itu, berbagai pihak berharap seluruh proses dapat berjalan sesuai mekanisme yang berlaku.

Pengamat menilai, munculnya dukungan publik terhadap figur tertentu merupakan bagian dari dinamika demokrasi, selama tetap disampaikan secara konstruktif dan tidak menimbulkan polarisasi di tengah masyarakat.

Sejumlah kalangan juga berharap, siapapun yang nantinya dipercaya memimpin Polda Sulawesi Tengah dapat membawa semangat profesionalisme, memperkuat penegakan hukum, serta meningkatkan sinergi antara kepolisian dan masyarakat.

Dukungan yang berkembang saat ini mencerminkan harapan publik akan hadirnya pemimpin yang tidak hanya memiliki kompetensi, tetapi juga memahami karakteristik daerah dan mampu menjawab tantangan keamanan serta sosial di Sulawesi Tengah ke depan.