Ketua Koperasi PMS Poboya Sofyar : Perjuangan Tambang Rakyat Poboya Sudah Lama dan Penuh Tantangan

Editor ; Moh.Nasir Tula

Palu, beritasulteng.id – Ketua Koperasi Produsen Poboya Mosinggani Sejahtera (PMS), Sofyar, menegaskan perjuangan masyarakat Poboya untuk mendapatkan legalitas pertambangan sudah berlangsung cukup lama dan penuh tantangan.

Ia menyebut, koperasi hadir sebagai wadah resmi agar aspirasi warga tidak lagi berjalan sendiri-sendiri, tegasnya saat pertemuan dengan pengurus koperasi bersama tokoh masyarakat di eks Kantor Kelurahan Poboya, Jalan Puesalangga, Pada Rabu (20/8/2025).

“Sejak bertahun-tahun lalu masyarakat Poboya sudah berjuang agar aktivitas menambang di wilayah ini diakui secara sah. Tidak sedikit kendala yang dihadapi, mulai dari persoalan regulasi, tumpang tindih lahan dengan perusahaan, hingga stigma negatif bahwa penambang rakyat selalu dianggap ilegal,” kata Sofyar.

Menurutnya, pembentukan koperasi menjadi langkah strategis untuk menghimpun kekuatan warga. Dengan adanya wadah resmi, lanjut Sofyar, masyarakat memiliki payung hukum yang jelas dalam mengelola pertambangan rakyat.

“Koperasi ini bukan hanya sekadar formalitas, tetapi sebagai tempat berhimpun seluruh masyarakat penambang. Harapan kami, melalui koperasi, legalitas tambang rakyat benar-benar terwujud dan mampu memberi manfaat nyata bagi ekonomi keluarga, pendidikan anak-anak, hingga pembangunan di Poboya,” jelasnya.

Sofyar juga menekankan bahwa perjuangan ini tidak semata untuk menghalalkan aktivitas pertambangan, tetapi bagaimana agar pengelolaannya tetap memperhatikan aspek lingkungan, sosial, dan adat.

“Kami ingin legalitas ini berjalan dengan aturan yang jelas. Dengan begitu, tidak hanya masyarakat yang merasakan manfaat, tetapi juga lingkungan tetap terjaga, adat tetap dihormati, dan pemerintah bisa memperoleh pemasukan yang sah,” tambahnya.