Editor ; Moh.Nasir Tula
Palu, beritasulteng.id – Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah (Kapolda Sulteng) Irjen Pol Dr. Endi Sutendi terus memperkuat sinergi dan komunikasi dengan insan pers melalui kegiatan silaturahmi yang dikemas dalam suasana santai dan penuh keakraban. Puluhan jurnalis dari berbagai media menghadiri jamuan makan malam bersama Kapolda yang digelar di salah satu restoran di Kota Palu, Jumat (23/1/2026) malam.
Kegiatan ini menjadi ruang dialog terbuka antara Polda Sulteng dan insan pers, sekaligus mempererat hubungan kemitraan strategis dalam mendukung tugas-tugas kepolisian, khususnya dalam penyampaian informasi kepada masyarakat secara transparan dan bertanggung jawab.

Silaturahmi tersebut dihadiri wartawan dari berbagai organisasi profesi, antara lain Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Tengah, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Palu, Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Sulteng, Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sulteng, Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sulteng, serta Pewarta Foto Indonesia (PFI) Kota Palu. Turut hadir pula awak media dari media cetak, daring, dan elektronik.
Kapolda Sulteng hadir didampingi sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polda Sulteng, di antaranya Irwasda Kombes Pol Purwanto Puji Sutan, Karo Ops Kombes Pol Giuseppe Reinhard Gultom, Karo SDM Kombes Pol Anton Sudjarwo, Kabidhumas Kombes Pol Djoko Wienartono, Dirreskrimsus Kombes Pol Suratno, Dirbinmas Kombes Pol Sirajuddin Ramly, Kabid Propam, serta pejabat utama lainnya dari bidang operasional.
Dalam sambutannya, Irjen Pol Endi Sutendi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada insan pers atas peran aktifnya dalam mendukung tugas-tugas kepolisian, khususnya dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Sulawesi Tengah melalui pemberitaan yang objektif dan berimbang.
Kapolda menekankan pentingnya komunikasi yang terbuka antara kepolisian dan media, serta berharap silaturahmi semacam ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai wadah bertukar pikiran, menyamakan persepsi, dan membangun kepercayaan publik.
“Media adalah mitra strategis kepolisian. Melalui pemberitaan yang profesional dan berimbang, masyarakat dapat memahami tugas-tugas kepolisian sekaligus menjadi bagian dari pengawasan publik,” ujar Kapolda.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda juga mengenang perjalanan kariernya yang tidak terlepas dari peran kehumasan. Ia menceritakan pengalamannya saat menjabat sebagai Kabidhumas Polda Sulawesi Selatan pada periode 2012–2015, yang menurutnya menjadi fondasi penting dalam perjalanan karier hingga dipercaya bertugas di Divhumas Polri dan mengikuti pendidikan Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi (Sespimti).
“Dari humaslah karier saya berkembang. Kedekatan dengan teman-teman media, mulai dari diskusi santai di warung kopi hingga turun bersama ke lapangan saat pengamanan unjuk rasa, memberi banyak pelajaran berharga. Dukungan media menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan pimpinan,” ungkapnya.
Kapolda juga menyampaikan bahwa pemberitaan yang konstruktif dan berlandaskan fakta turut berkontribusi dalam memperkuat citra institusi kepolisian serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri.
Sementara itu, perwakilan insan pers yang diwakili Ketua Dewan Kehormatan PWI Sulawesi Tengah sekaligus Ketua SMSI Sulteng, Mahmud Matangara, menyambut positif inisiatif Kapolda Sulteng dalam membuka ruang silaturahmi dan dialog dengan media.
Ia menilai langkah tersebut sebagai bentuk keterbukaan institusi kepolisian terhadap kritik, saran, dan masukan dari insan pers, demi terciptanya pemberitaan yang sehat dan bertanggung jawab.
“Kami mengapresiasi komitmen Kapolda dan jajaran Polda Sulteng dalam menjaga komunikasi yang baik dengan media. Sinergi yang terbangun ini penting agar informasi yang disampaikan kepada publik tetap akurat, berimbang, dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Melalui kegiatan silaturahmi ini, diharapkan hubungan kemitraan antara Polda Sulawesi Tengah dan insan pers semakin solid dalam mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif serta pelayanan kepolisian yang semakin profesional dan humanis.







