Editor ; Moh.Nasir Tula
Donggala, beritasulteng.id – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) 114 Posko Desa Lembah Mukti melaksanakan program kerja bertajuk Ecogrow Project, sebuah inisiatif edukasi lingkungan yang berfokus pada upaya penghijauan dan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pelestarian alam.

Program ini diwujudkan melalui kegiatan penanaman pohon di lingkungan SMP Negeri 5 Dampelas yang melibatkan kepala sekolah, para guru, serta siswa. Kegiatan tersebut berlangsung dengan antusias dan diharapkan menjadi langkah awal pembiasaan perilaku ramah lingkungan di lingkungan sekolah.
Selain penanaman pohon, mahasiswa KKN 114 juga menyerahkan bibit tanaman kepada SD Negeri 26 Dampelas. Penyerahan bibit ini bertujuan mendukung gerakan penghijauan sejak dini sekaligus menjadi sarana edukasi bagi siswa sekolah dasar mengenai pentingnya menjaga kelestarian lingkungan hidup.
Adapun jenis bibit yang dibawa dan disalurkan di Desa Lembah Mukti terdiri dari pohon eboni, manohara, ketapang kencana, nangka, dan mahoni. Bibit-bibit tersebut dipilih karena memiliki fungsi ekologis yang baik, berpotensi meningkatkan kualitas lingkungan, serta sesuai dengan kondisi alam setempat.

Perwakilan mahasiswa KKN 114 Desa Lembah Mukti menyampaikan bahwa Ecogrow Project tidak hanya berorientasi pada penanaman pohon semata, tetapi juga sebagai upaya membangun kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan dan keanekaragaman hayati, ucap perwakilan mahasiswa pada minggu ke tiga bulan November 2025.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat dan para siswa dapat memahami pentingnya merawat tanaman yang telah ditanam, sehingga lingkungan Desa Lembah Mukti tetap lestari dan berkelanjutan,” ujar salah satu perwakilan mahasiswa.
Pihak sekolah menyambut baik kegiatan tersebut dan mengapresiasi kontribusi mahasiswa KKN yang dinilai sejalan dengan upaya sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang bersih, hijau, dan sehat.
Dengan adanya Ecogrow Project, mahasiswa KKN 114 berharap gerakan penghijauan tidak berhenti pada kegiatan simbolis, melainkan berlanjut menjadi budaya positif yang melibatkan sekolah, masyarakat, dan generasi muda di Desa Lembah Mukti.







