Editor ; Moh.Nasir Tula
Palu, beritasulteng.id – Wali Kota Palu, H. Hadianto Rasyid, SE, memimpin pertemuan bersama pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, dan lurah se-Kota Palu di Ruang Rapat Bantaya, Kantor Wali Kota Palu, Jumat (22/8/2025).
Pertemuan tersebut membahas kesiapan Pemerintah Kota Palu dalam melaksanakan program unggulan bertajuk Sekolah Khusus Keluarga. Program ini menjadi terobosan Pemkot Palu untuk membangun ketahanan keluarga yang mandiri, sehat, cerdas, dan berkualitas.
Dalam arahannya, Wali Kota Hadianto menjelaskan bahwa Sekolah Khusus Keluarga dirancang sebagai wadah peningkatan kapasitas keluarga di berbagai bidang, mulai dari kesehatan, sosial, ekonomi, hingga pemahaman hak dan kewajiban dalam kehidupan bermasyarakat.
“Sekolah Khusus Keluarga ini bagaimana kita membantu keluarga memiliki kapasitas di sejumlah bidang, sehingga keluarga memperoleh full knowledge. Semua ini bisa disinergikan dengan berbagai pihak agar keluarga betul-betul menjadi keluarga yang smart,” ujar Hadianto.
Ia mencontohkan pola belajar dalam program ini dapat disesuaikan dengan kebutuhan keluarga, seperti materi dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak yang bisa dilakukan dengan durasi dua jam per hari dalam beberapa kali pertemuan.
Setiap sesi pembelajaran akan memiliki materi khusus, dan seluruh anggota keluarga diwajibkan hadir. Di akhir program, keluarga yang menyelesaikan seluruh rangkaian pembelajaran akan mendapatkan sertifikat kelulusan. Sertifikat tersebut akan menjadi pintu akses bagi keluarga untuk memperoleh berbagai dukungan dari instansi terkait, mulai dari UMKM, Dinas Perdagangan dan Perindustrian, hingga Dinas Sosial.
“Kalau ini sudah berjalan, akan ada penilaian. Keluarga yang lulus akan mendapatkan sertifikat, lalu mereka bisa menjadi duta sekolah keluarga di kelurahannya, sekaligus mentor bagi keluarga lain yang ingin ikut serta,” jelas Wali Kota.
Hadianto juga meminta OPD, camat, dan lurah untuk aktif melakukan sosialisasi program ini kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa meski di setiap kelurahan hanya ada dua atau tiga keluarga yang bersedia mengikuti, hal itu sudah menjadi langkah awal yang positif.
“Dengan adanya mentor keluarga dari kelurahan, pendampingan bisa lebih efektif. Harapan saya masyarakat kita semakin cerdas, memahami kedudukannya, menyadari hak dan kewajibannya, serta menjadi lebih mandiri,” tandasnya.
Melalui program ini, Wali Kota Hadianto optimistis masyarakat Kota Palu akan tumbuh menjadi masyarakat yang kuat dan berkualitas, sekaligus mendukung terwujudnya pemerintahan yang cerdas dan hebat.







