Persiapan Desa Defenitif, Ketua FPM Dongi – Dongi Imbau Warga Tetab Jagah Kondusifitas

Poso, beritasulteng.id – Demi mewujudkan pencapaian desa defenitif yang terlah diperjuangkan selama ini melalui para Tokoh masyarakat, adat, pemuda dan agama di dusun Dongi – Dongi desa Sidoa Kecamatan Lore Utara, Ketua Forum Petani Merdeka ( FPM ) Dongi – Dongi Irzam Masi mengajak warga untuk menjagah Kondusifitas di wilayah ini, Pada Jumat 25/11/2022.

Kami terus melakukan silaturahmi ke sama masyarakat di sini bersama para Tokoh – Tokoh, hal ini dilakukan untuk memperjuangkan dusun Dongi – Dongi menjadi salah satu desa di Kecamatan Lore Utara.

Kami melihat memiliki potensi besar  dusun Dongi – Dongi jadi salah satu desa, karena di sini ada Taman Nasional Lore Lindu ( TNLL ) Sulteng, sebagai cagar biosfer Dunia yang harus dijaga dan dilindungi, tuturnya.

Sejauh ini masyarakat Dongi-dongi yang berada di Kawasan Taman Nasional Lore Lindu (TNLL) tersebut, sedang memperjuangkan wilayah kelola pertanian seluas 7.216 hektar yang masuk dalam enclave TNLL, sementara yang telah dibebaskan oleh KLHK masih 1.531 Hektar.

Semoga kedepanya perjuangan ini bisa terwujudkan, baik itu lahan pertanian dan desa defenitif, ucap Lispin panggilan akrabnya.

Tentunya dengan keberadaan Forum Petani Merdeka ( FPM ) dapat menjadi wadah masyarakat Dongi – Dongi untuk menyampaikan aspirasi dan memperjuangkan apa yang menjadi hak – hak masyarakat.

Saatnya melakukan komunikasi yang baik, mulai dari Pemerintah Pusat, Provinsi, daerah setempat ( Kab.Poso), Aparat Kepolisian Polda Sulteng dan pihak – pihak terkait lainya.

Olehnya itu, saya menghimbau mari kita tetab bersatu menjagah suasana kondusifitas di wilayah Dongi – Dongi yang sejak hampir sepuluh tahun lebih di masuki warga dari segala penjuru untuk mencari rejeki di tambang emas Dongi – Dongi.

” Kami merasa berterima kasih kepada pihak aparat Kepolisian Polda Sulteng, yang selalu hadir di tengah – tengah masyarakat dengan cara sosialisasi terkait pentingnya menjagah hubungan silaturahmi dan ciptakan suasana Kondusifitas dan jangan mudah terprovokasi, serta memelihara Kamtibmas di Dongi – Dongi “, akunya.

Himbauan memelihara kondusifitas dan mendukung tercapainya desa Ngata Katuvua yang sebelumnya dusun Dongi-Dongi, FPM bersama lembaga adat forum telah membuat spanduk yang  dipasang di pintu masuk Dongi-dongi dan beberapa halaman rumah warga serta perbatasan desa Sidoa.

Di samping itu juga harapan warga agar pemerintah secepatnya menjadikan Desa Ngata Katuvua Dongi-dongi Kab. Poso, yang saat ini masih menjadi Desa persiapan sejak ditetapkan Januari 2022 agar bisa menjadi desa definitif, harapnya.

Upaya ini dilakukan untuk mewujudkan  hak-hak dasar masyarakat dapat lebih dipenuhi untuk kemajuan ekonomi dan kesejahteraan warga Dongi-dongi dan warga para pendatang yang telah lama hidup mencari rejeki di tanah Dongi – Dongi, jelasnya. ( Nasir Tula )