Aktifitas kantor pengadilan negeri Tolitoli sementara ini di tutup, akibat adanya lima pengawainya positif covid 19, Pada Kamis 8 Juli 2021, ( Foto. Andi ZR)

Lima Pegawai Pengadilan Negeri Tolitoli Positif Covid 19

Aktifitas kantor pengadilan negeri Tolitoli sementara ini di tutup ( Lockdown ), akibat adanya lima pengawainya positif covid 19, Pada Kamis 8 Juli 2021, ( Foto. Andi ZR)

Tolitoli, beritasulteng.id – Pengadilan Negeri (PN) Tolitoli menutup sementara aktivitas persidangan atau lockdown terbatas. Keputusan tutup sementara diambil setelah ada 5 pegawai dan hakim dinyatakan positif virus corona.
“Iya mulai hari Selasa, 6 Juli 2021 (lockdown),” ucap Ketua PN Tolitoli Saptono saat dikonfirmasi, Kamis (08/7/2021).

Lockdown tersebut dilakukan mulai Selasa 6 hingga 16 Juli 2021 mendatang. Saptono mengatakan, lockdown terbatas ini dilakukan mengingat adanya sejumlah pegawai dan hakim PN Tolitoli terpapar COVID-19.

” Untuk menekan timbulnya penyebaran secara meluas kepada masyarakat di lingkungan Pengadilan Negeri Tolitoli, diputuskan lockdown terbatas dalam hal pelayanan dan penanganan perkara yang sedang berjalan “, ujarnya.

Meski begitu, Saptono menyebut lockdown bersifat terbatas. Artinya, masih ada beberapa aktivitas di PN Tolitoli yang tidak bisa ditunda. Termasuk perkara pidana yang tidak bisa diperpanjang penahanannya, sidang tetap dilanjutkan. Sedangkan perkara perdata diimbau untuk ditunda dalam waktu yang panjang.

“Selain itu, diberlakukan sistem WFO (work from office) dan WFH (work from home) artinya bagi yang tak ada persidangan diimbau bekerja dari rumah,” tukasnya.

Ia mengatakan, pembatasan sangat ketat bagi masyarakat untuk sementara waktu agar tidak berkunjung ke kantor PN Tolitoli. Sedangkan untuk pelayanan yang bersifat darurat, seperti perpanjangan penahanan, dilayani di ruang sementara pada bagian depan kantor pengadilan.

Bagi hakim atau ASN yang positif COVID-19 diperintahkan untuk melaksanakan isolasi mandiri di rumah masing-masing hingga sembuh dan wajib menunjukkan hasil swab PCR sebagai bukti sembuh, ungkapnya.

Saptono menambahkan masa lockdown terbatas tersebut akan diperpanjang atau tidak, tergantung pengamatan hasil pemantauan selama tujuh hari ke depan.

Bila masyarakat membutuhkaninformasi dalam berbagai hal tentang layanan yang ada di Pengadilan Negeri Tolitoli dapat mengakses aplikasi Om Pentol melalui telepon pintar, jelasnya. ( Andi. ZR )

About beritasulteng

Check Also

Sambut Sumpah Pemuda, Komunitas Motor Tolitoli Gelar Donor Darah

Tolitoli, beritasulteng.id – Berbagai komunitas motor di daerah termasuk Kabupaten Tolitoli, Minggu (17/10/21) bersama Palang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *