Bupati Kabupaten Tolitoli Amran H.Yahya membuka secara resmi penggunaan aplikasi Tan-Cap, di dampingi Sekretaris kabupaten dan Kasat Pol PP, Pada Rabu 30/06/2021.

Satpol PP Tolitoli Lounching Aplikasi Tan – Cep

Tolitoli, beritasulteng.id – Sepuluh kecamatan di Kabupaten Tolitoli termasuk rawan gangguan ketertiban dan ketentraman. Hal itu berdasarkan hasil pemetaan dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Kesepuluh kecamatan tersebut adalah, Baolan, Galang, Dampal Selatan, Dampal utara, Dondo, Basidondo, Lampasio, Dakopemean, Ogodeide dan Tolitoli Utara.

Selama ini, di sepuluh wilayah tersebut cukup sering terjadi gangguan ketertiban. Seperti gangguan ketentraman hingga kasus kebakaran.

” Pemetaan kita lakukan untuk mengambil langkah-langkah deteksi termasuk upaya peningkatan cegahannya. Hasilnya ada sepuluh wilayah dengan status rawan, karena tingkat gangguan masyarakatnya cukup tinggi,” ujar Kasat Pol PP Tolitoli Samsuh M. Saleh dalam launching aplikasi online Tan-CepTolitoli dan Peresmian Forum Masyarakat Peduli Ketentraman Dan Ketertiban Umum di Aula Wisma Daerah Bale Tau Dako Lipu Tolitoli, Rabu (30/06/2021).

Samsuh menjelaskan, dalam beberapa waktu terakhir gangguan ketertiban cenderung meningkat. Termasuk juga kejadian kebakaran. Hal ini berdampak ketidakberdayaan bagi masyarakat. Karena situasi lingkungan mereka menjadi tidak kondusif.

Salah satu tugas Satpol PP yakni untuk membuat masyarakat tetap tenang dan nyaman tinggal di daerah mereka masing-masing. Salah satu upayanya, berkaitan dengan penyusunan sistem informasi, pembentukan Forum Masyarakat Peduli Ketentraman Dan Ketertiban Umum, pembuatan sistem komando langsung dan penyusunan manual sistem. Termasuk dengan melaunching aplikasi ‘Tan-Cep Tolitoli’.

Aplikasi ini menurut Samsuh, untuk masyarakat luas. Namun masyarakat terlebih dahulu harus dapat mengunduh atau mendownload pada Play Store baik di Handphone android maupun di Komputer (PC). Setelah aplikasi terbuka, akan tampil menu layanan yang tersedia meliputi Pengaduan Trantibum Sat. Pol. PP, Pengaduan Pemadam Kebakaran, Wbsite Sat. Pol. PP dan Layanan Sat. Pol. PP Terdekat.

Masyarakat dapat langsung melaporkan segala kejadian ke ‘Tan-Cep Tolitoli’. Laporan yang berkaitan dengan linmas serta trantip, akan otomatis masuk ke ‘ Tan-Cep Tolitoli ‘ dan dapat segera ditindaklanjuti oleh petugas. Contohnya ada kebakaran, maka langsung masuk ke bidang kebakaran,” urainya.

Bupati Tolitoli Amran Haji Yahya mengambut baik dengan launching ini. Pasalnya di era perkembangan teknologi ini mengharuskan pemerintah dapat bekerja lebih cepat dan tepat. “Harapannya ketika ada laporan gangguan ketertiban dapat langsung tertangani dengan tepat dan cepat,” ujarnya.

Usai meluncurkan aplikasi Tancep, Bupati Tolitoli sekaligus meresmikan terbentuknya Forum Masyarakat Peduli Ketentraman Dan Ketertiban Umum. Forum tersebut, sebagai upaya mandiri masyarakat dalam menciptakan kondisi yang aman dan tentram, terlindungi serta bebas dari rasa khawatir akan keselamatan baik dari bencana alam maupun kebakaran.

Acara peluncuran Tancep Tolitoli itu turut disaksikan oleh Sekertaris Daerah Kabupaten Tolitoli Moh. Asrul Bantilan, S.Sos bersama Kepala Sat. Pol. PP Kabupaten Tolitoli Samsuh, S.Ag.,M.Si dan dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Tolitoli, sejumlah pejabat Pemerintah Daerah Kabupaten Tolitoli serta seluruh jajaran Sat. Pol. PP Kabupaten Tolitoli. ( Andi.ZR )

About beritasulteng

Check Also

Rusdy Mastura, Minta Proyek – Proyek Di Dinas Jangan Dulu Di Lelang

Palu, beritasulteng.id – Gubernur Sulawesi Tengah H. Rusdy Mastura , Setelah Kembali Menjalankan Tugas Pemerintahan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *