Reses Di Pengawu, Ketua DPRD Kota Palu Tawarkan Empat Bantuan Program Utamanya

Palu, beritasulteng.id – Memasuki akhir tahun masa persidangan Tahun 2023, seluruh wakil rakyat DPRD Kota Palu turun langsung menemui para konstituenya di masa reses caturwulan III, sebagai bentuk memperjuangkan aspirasi di setiap dapil wilayah pemilihanya.

Ketua DPRD Kota Palu Armin, ST, mengatakan baru pertama kali ini saya reses di RT 07, reses ini untuk memperjuangkan kepentingan dan aspirasi masyarakat di masing – masing dapil, kadatangan saya untuk menyerap aspirasi dan apa yang menjadi kebutuhan warga, di jalan Malontara RW 01 / RT 07 Kelurahan Pengawu Kecamatan Tatanga, Pada Selasa Malam 17 Oktober 2023.

Perlu diketahui aspirasi tidak hanya nanti reses sajah boleh di sampaikan, kapan saja warga boleh menyampaikan aspirasi, hanya sajah lebih afdalnya kalaw aspirasi itu di sampaikan saat saya melakukan reses itu lebih kuat, karena dihadiri oleh perwakilan masyarakat di  RT 07.

Apalagi turut hadir Kepal RW 01 dan RT 07 dan para Tokoh masyarakat, pemuda, agama, wanita serta diketahui pemerintah kelurahan dalam hal ini kelurahan Pengawu.

Walaupun masih ada yang belum tersampaikan aspirasinya silahkan catat nomor telpon / wa saya, kapan saja saya  siap di hubungi, ucapnya.

Tentunya di moment reses kali ini ada empat program bantuan yang saya tawarkan kepada warga kelurahan Pengawu yakni pertama penggunaan tenda gratis, dan kedua kursi gratis, ketiga penggunaan sound system gratis serta ke empat pemakaian mobil ambulance sumbangan dari yayasan Anda agtas supratman, yang di beri kepercayaan ke saya untuk pengelolaanya, silahkan sajah siapa yang mau pakai, tinggal hubungi saya.

Saya sadari di setiap turun reses banyak aspirasi yang di sampaikan warga, tugas saya sebagai wakil kalian ( Rakyat di Parlement ) tentu memperjuangkannya untuk menjadi program di pemerintah Kota Palu, baik itu program UMKM, pemberdayaan masyarakat, sampai ke pembangunan fisik di wilayah daerah pemilihan saya, tutur Armin.ST yang sudah dua kali duduk di kursi Parlement Kota Palu.

Terkait usulan warga ibu Anti soal bantuan modal usaha saya siap bantu, silahkan buat proposal kelompok paling banyak lima orang satu kelompok, kalaw tidak mampu buat proposalnya, biar nanti saya yang buatkan, setor sajah nama kelompok usahanya, KTP ketua dan bendahara kelompoknya, kalaw dana APBD Kota Palu tidak mencukupi, akan saya gunakan dengan dana pokir ( Pokok Pikiran ) berikan bantuanya.

Begitu juga soal bantuan pengaspalan yang sebelumnya sudah saya realisasikan satu kilo pengaspalan jalan asyakiri yang tembus di jalan puskesmas, sekarang masih berjalan pengerjaanya, insya Allah tahun depan saya masukan anggaran pembuatan drainasenya, selain itu saya juga sudah sumbangan tandon yang isinya 5000 liter air, ucapnya.

Terkait usulan ibu masna terkait pembuatan jembatan yang ada di RW 04  antar RT 01 dan RT 04 kelurahan Pengawu yang penghubung dengan jalan menuju RW 06 kelurahan Palupi, perlu saya jelaskan supaya kita jangan salah persepsi.

Soal pembangunan jembatan tersebut ini urusan kantor perwakilan balai sungai di Propinsi, kita harus minta izin dulu setelah itu kita surati ke balai sungai pusat, sebelumya saya juga pernah pertanyakan itu, namun belum di respon.

Memang benar berapa kali di usulkan di Musrembang walaupun itu di prioritaskan dalam usulan tersebut, tingkat kelurahan dan tingkat kecamatan sampai ke tingkat Musrembang Kota Palu, tapi tidak serta merta harus di setujui.

Gawenganya ada di balai sungai, persoalannya  kalaw mereka tidak izinkan, pastinya ada pertimbangan dan penilaian tersendiri dari tim balai sungai, mohon maaf saya belum ketahui sampai sekarang ini bagaimana kedepanya, nanti saya akan coba tanyakan kembali ke meraka bagaimana realisasinya kedepan terkait pengusulan pembuatan jembatan.

Untuk memudahkan masyarakat menjual hasil buminya ke pasar – pasar tradisional yang ada di Kota Palu maupun salah satu pasar terdekat di jalur penghubung menuju desa di kabupaten Sigi, aku Armin.

Saya hanya mengingatkan sajah, apapun usulan warga di RW 01 / RT 07  bahwa tidak serta merta semua aspirasi bisa di penuhi, pasalnya dana APBD Kota Palu juga sangat terbatas. Tentunya aspirasi yang direalisasikan diutamakan yang masuk skala prioritas, jelas Ketua DPRD Kota Palu Armin.

Sementara itu Lurah Kelurahan Pengawu Boby Rosan Hedar menghimbau agar kiranya warga Pengawu punya kesadaran diri masing – masing untuk membayar retribusi PBB dan sampah, karena sekarang ini masih minim yang lakukan pambayaran, ini baru mencapai 35 persen.

Silahkan melakukan pembayaran PBB di dinas pendapatan dan kantor Camat Palu Selatan, sedangkan pembayaran retribusi sampah, silahkan lakukan pembayaranya di kantor kelurahan Pengawu, ucapnya.

Perlu saya beri tahukan atas nama kepala pemerintahan kelurahan Pengawu, ada program Pemerintah Kota Palu terkait mempermudah masyarakat Kota Palu mengetahui informasi – informasi terbaru setiap harinya di Lingkup Pemerintah Kota Palu, silahkan sajah download aplikasi Sanggu Palu, tutup Boby. ( Nasir Tula )