Kuliah Umum di Unismuh Luwuk, Anwar Hafid Tekankan Pentingnya Kejujuran dan Karakter

Editor ; Moh.Nasir Tula

Banggai, beritasulteng.id – Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si., mengingatkan mahasiswa dan civitas akademika Universitas Muhammadiyah Luwuk bahwa gelar akademik dan kecerdasan intelektual harus diimbangi dengan akhlak, kejujuran, serta karakter yang baik.

Pesan tersebut disampaikan Anwar Hafid saat memberikan kuliah umum di Universitas Muhammadiyah Luwuk, Kabupaten Banggai, Rabu (4/11).

“Biar (gelarnya) profesor, tapi kalau tidak punya akhlak, tidak akan ada orang yang meliriknya,” tegas Anwar Hafid. Menurutnya, pencapaian akademik tidak cukup menjadi ukuran kualitas seseorang apabila tidak disertai perilaku dan integritas moral.

Ia menekankan dua nilai utama yang perlu dimiliki setiap individu, yakni kejujuran dan kerendahan hati. Kejujuran, kata dia, merupakan fondasi dalam membangun kepercayaan, sedangkan kerendahan hati menjadi sikap penting agar seseorang tetap dihargai, setinggi apa pun ilmu dan kedudukan yang dimilikinya.

Selain karakter moral, Anwar juga mengingatkan pentingnya karakter kinerja, yang tercermin melalui kesungguhan, kedisiplinan, dan tanggung jawab dalam menjalankan setiap amanah.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur turut menceritakan pengalaman hidupnya ketika harus bekerja sebagai buruh bongkar muat untuk membiayai kuliah karena keterbatasan ekonomi keluarga.

Pengalaman tersebut, menurutnya, menjadi salah satu dorongan untuk memperjuangkan akses pendidikan yang lebih luas bagi masyarakat Sulawesi Tengah melalui program Berani Cerdas.

Ia menyebutkan, alokasi anggaran program Berani Cerdas saat ini telah mencapai Rp367 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Sulawesi Tengah.

“Saya tidak mau ada anak Sulteng yang merasakan penderitaan saya. Orang tua setengah mati kalau anaknya sudah minta uang untuk bayar uang kuliah,” ungkapnya.

Melalui kuliah umum tersebut, Anwar berharap mahasiswa tidak hanya berorientasi pada pencapaian gelar akademik, tetapi juga menjadikan kejujuran, integritas, kerendahan hati, dan tanggung jawab sebagai bagian penting dalam membangun masa depan.

Menurutnya, ilmu pengetahuan dan karakter yang baik harus berjalan beriringan agar seseorang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua TP-PKK Provinsi Sulawesi Tengah, Ir. Sry Nirwanti Bahasoan; Rektor Universitas Muhammadiyah Luwuk, Dr. Sutrisno K. Djawa, S.E., M.M.; para wakil rektor dan dekan; sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah; serta pemangku kepentingan lainnya.