Editor ; Moh.Nasir Tula
Palu, beritasulteng.id – SD Negeri Lasoani Kelurahan Lasoani Kec.Mantikulore Kota Palu, mencatat kelulusan 100 persen bagi peserta didik kelas VI Tahun Ajaran 2025/2026. Sebanyak 46 siswa dinyatakan lulus berdasarkan hasil evaluasi pembelajaran yang telah ditetapkan sekolah sesuai ketentuan yang berlaku.
Pengumuman kelulusan dilaksanakan secara daring dan serentak di seluruh SD Negeri se-Kota Palu pada Selasa (2/6/2026) pukul 17.00 Wita. Pelaksanaan pengumuman tersebut mengacu pada surat pemberitahuan yang sebelumnya diterbitkan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu.
Para siswa menerima hasil kelulusan dengan didampingi oleh orang tua atau wali saat mendengarkan pengumuman secara daring di sekolah, Pada Selasa 02 Juni 2026. Mekanisme ini diterapkan untuk memastikan proses pengumuman berlangsung tertib, aman, dan kondusif.

Ada yang menarik saat pengumuman lulus berlangsung dimana ada siswa yang mendapat suprise saat diperlihatkan melalui hand phone siswa tersebut di nyatakan tidak lulus, dari wali kelasnya dan di saksikan kepala sekolah serta dewan guru.
Siswa yang di kerjain sempat merasa sedih dan hanyut dalam tangisan, namun itu tidak berlangsung lama, setelah siswa tersebut dinyatakan lulus kembali melalui daring, suasana pun kembali meriah dan seluruh siswa larut dalam kebahagiaan.
Kepala SDN Lasoani, Elvira, S.Pd., M.Pd., menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan seluruh peserta didik yang berhasil menyelesaikan pendidikan dasar dan dinyatakan lulus.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur karena seluruh siswa kelas VI yang berjumlah 46 orang dinyatakan lulus 100 persen. Ini merupakan hasil kerja keras siswa, dukungan orang tua, serta dedikasi para guru dalam mendampingi proses pembelajaran selama enam tahun,” ujar Elvira.
Ia juga mengapresiasi para orang tua yang telah mendampingi anak-anaknya selama proses pendidikan, termasuk saat pengumuman kelulusan dilakukan secara daring.
Menurut Elvira, pihak sekolah telah mengimbau siswa dan orang tua untuk merayakan kelulusan secara sederhana dan positif. Sekolah menegaskan tidak diperkenankan melakukan konvoi kendaraan bermotor, aksi coret-coret pakaian seragam, maupun vandalisme pada fasilitas sekolah dan fasilitas umum.
“Kami mengajak seluruh siswa untuk mensyukuri kelulusan dengan cara yang baik, menjaga ketertiban, serta tetap menghormati lingkungan sekitar. Kelulusan ini adalah awal untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” tambahnya.
Dengan capaian kelulusan 100 persen tersebut, SDN Lasoani berharap seluruh lulusan dapat melanjutkan pendidikan ke tingkat sekolah menengah pertama dan terus mengembangkan prestasi akademik maupun karakter yang telah dibangun selama menempuh pendidikan di sekolah.







