Editor ; Moh.Nasir Tula
Poso, beritasulteng.id – Satu pucuk senjata api rakitan laras panjang dan satu laras senjata rakitan diserahkan oleh anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Ir. Baharuddin Sapi’i, kepada Satgas Madago Raya dan Kapolsek Poso Kota, Rabu (13/8/2025) siang, di Kelurahan Kayamanya Sentral, Kecamatan Poso Kota, Kabupaten Poso.
Penyerahan berlangsung di kediaman Baharuddin di Jalan Pulau Sabang, sekitar pukul 11.30 Wita. Barang tersebut merupakan temuan seorang warga binaan Baharuddin yang berasal dari Kecamatan Poso Pesisir. Warga itu menemukan dua senjata rakitan dalam kondisi rusak dan berkarat saat membersihkan kebun sekitar pukul 08.15 Wita.
Setelah menemukan, warga tersebut langsung membawa senjata ke rumah Baharuddin sekitar pukul 09.40 Wita. Menanggapi hal itu, Baharuddin segera menghubungi Satgas Madago Raya dan Kapolsek Poso Kota AKP Supriadi untuk melakukan penyerahan resmi.
Baharuddin menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah mempercayakan penemuan tersebut untuk diserahkan kepada aparat keamanan.
“Saya mengimbau seluruh masyarakat Kabupaten Poso, jika masih menyimpan senjata rakitan, agar segera menyerahkannya kepada aparat penegak hukum. Saya siap membantu proses penyerahan demi terciptanya situasi aman, nyaman, dan tenteram di Poso,” ujarnya.
Sekitar pukul 11.30 Wita, tim Satgas Madago Raya bersama Kapolsek Poso Kota tiba di rumah Baharuddin dan menerima barang temuan tersebut. Selanjutnya, sekitar pukul 12.00 Wita, senjata api rakitan beserta larasnya diamankan pihak kepolisian untuk proses penyelidikan lebih lanjut.
Kasubsatgas Humas Satgas IV Banops Madago Raya, AKP Basirun Laele, mengapresiasi langkah cepat warga dan Baharuddin dalam menyerahkan temuan senjata tersebut.
“Kami berterima kasih atas kerja sama masyarakat. Penemuan ini penting demi menjaga keamanan wilayah Poso agar tidak dimanfaatkan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab,” kata AKP Basirun.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak menyimpan atau menggunakan senjata api rakitan, karena melanggar hukum dan berpotensi membahayakan keselamatan.
“Jika menemukan atau mengetahui keberadaan senjata api ilegal, segera laporkan ke aparat terdekat,” tegasnya.
Penyerahan senjata ini menjadi bukti sinergi antara masyarakat, tokoh daerah, dan aparat keamanan dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Poso, yang selama ini menjadi perhatian khusus pemerintah.

