Editor ; Moh.Nasir Tula
Palu, beritasulteng.id – Jalan Professor Moh. Yamin atau yang akrab disebut Jalur Dua merupakan salah satu ruas utama sekaligus kawasan strategis yang menjadi etalase Kota Palu. Lokasinya yang vital menjadikannya pusat pergerakan masyarakat, aktivitas ekonomi, pemerintahan, dan transportasi.
Saat ini, Pemerintah Kota Palu bersama Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Wilayah XV Sulawesi Tengah tengah melakukan penataan besar-besaran untuk meningkatkan kualitas infrastruktur di sepanjang jalur tersebut. Penataan meliputi perbaikan badan jalan, trotoar ramah pejalan kaki, serta peningkatan sistem drainase guna mengantisipasi genangan air saat musim hujan.
Selain infrastruktur utama, Pemkot juga menyoroti penataan elemen pendukung yang dinilai mengganggu estetika, seperti tiang dan kabel listrik, tiang serta kabel internet, hingga papan reklame yang tidak tertata. Wali Kota Palu, H. Hadianto Rasyid, S.E., menyatakan penataan ini bertujuan menciptakan koridor Jalan Prof. Moh. Yamin yang rapi, aman, dan nyaman, sekaligus mendukung konsep pembangunan berkelanjutan.

Sebagai langkah konkret, Pemkot menginisiasi penggunaan sistem ducting untuk menyalurkan kabel listrik dan internet di bawah tanah. Dengan cara ini, kabel-kabel tidak lagi terlihat semrawut, tidak mengganggu pertumbuhan pepohonan, dan memberikan ruang visual yang lebih bersih. Sementara itu, seluruh papan reklame yang tidak sesuai aturan akan dibongkar dan ditata ulang secara terintegrasi.
“Jalan Prof. Moh. Yamin adalah wajah depan Kota Palu. Kami ingin kawasan ini menjadi contoh penataan wilayah yang ideal, sekaligus mencerminkan citra ibu kota provinsi yang modern dan tertata,” ujar Wali Kota Hadianto, Jumat (8/8/2025).
Pemkot menyadari, proses pembangunan ini akan menimbulkan ketidaknyamanan sementara bagi warga dan pelaku usaha di sekitar kawasan. Untuk itu, Wali Kota mengajak seluruh masyarakat bersabar dan mendukung program ini demi terciptanya lingkungan kota yang lebih tertata, modern, dan membanggakan.







