Palu, beritasulteng.id – Wali Kota Palu, H. Hadianto Rasyid, SE, memimpin langsung upacara pembukaan Pelatihan Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Palu Tahun 2025 yang digelar di Taman Nasional, Kota Palu, pada Selasa pagi (24/06/2025) pukul 06.30 WITA.
Dalam amanatnya, Wali Kota menegaskan bahwa seluruh proses seleksi dan pelatihan calon Paskibraka dilakukan secara objektif dan tanpa intervensi dari pihak manapun, termasuk dirinya sebagai kepala daerah.
“Keikutsertaan kalian adalah hasil dari proses seleksi yang ketat dan murni. Ini adalah buah dari kerja keras dan karakter yang telah kalian bangun selama ini,” ujar Hadianto.
Ia menambahkan bahwa pelatihan ini merupakan bagian penting dari pembentukan karakter generasi muda, dan menjadi anggota Paskibraka adalah sebuah kehormatan yang harus dijalani dengan penuh kesungguhan.
“Pelatihan ini bukan sekadar rutinitas. Ini adalah proses penguatan karakter dan jiwa pengabdian kepada bangsa. Pemerintah Kota Palu, sekolah, dan orang tua kalian sangat menghargai pencapaian ini,” tambahnya.
Wali Kota juga menekankan bahwa peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia bukan hanya seremoni tahunan, melainkan simbol perjuangan dan kebesaran bangsa. Oleh karena itu, para peserta diminta untuk mengikuti pelatihan dengan disiplin dan semangat nasionalisme.
“Kalian yang nantinya terpilih menjadi pengibar bendera adalah sosok-sosok penting dalam peringatan kemerdekaan. Jalani proses ini dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi,” tegasnya.
Kepada para pembina, Hadianto berpesan agar memberikan pelatihan terbaik, tidak hanya dari sisi teknis, tetapi juga dalam membentuk mental, karakter, dan jiwa nasionalis para peserta.
“Kalian adalah para purna Paskibraka, contoh bagi adik-adik peserta. Tunjukkan peran kalian sebagai pemuda berprestasi dan berdedikasi di Kota Palu,” ujarnya.
Di akhir sambutan, Wali Kota turut mengajak para orang tua peserta untuk aktif mendampingi dan memperhatikan kondisi anak-anak selama pelatihan berlangsung.
“Pastikan mereka sehat dan siap mengikuti kegiatan. Jika ada hal yang mengganggu, silakan komunikasikan dengan pembina atau Badan Kesbangpol. Kami terbuka terhadap masukan dan perhatian dari orang tua,” ungkapnya.
Pelatihan ini diharapkan menjadi bekal penting bagi para calon Paskibraka untuk tampil maksimal dalam upacara peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, serta menjadi wadah pembentukan generasi muda yang berintegritas, disiplin, dan berjiwa nasionalisme.







