Editor ; Moh.Nasir Tula
Palu, beritasulteng.id – Sebanyak 40 personel dari Batalyon A Pelopor Satuan Brimob Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah (Polda Sulteng) diterjunkan ke Desa Wombo, Kecamatan Tanantovea, Kabupaten Donggala, untuk membantu penanganan pascabanjir bandang yang melanda wilayah tersebut. Kegiatan ini difokuskan pada pembersihan SMP Negeri 2 Tanantovea yang terdampak cukup parah.
Dipimpin oleh Ipda Dwi Widayat, para personel dilengkapi dengan 10 sekop, satu unit chainsaw, dua unit alat Artco, serta didukung oleh dua truk taktis dan satu unit kendaraan operasional Isuzu D-Max. Mereka bergotong royong membersihkan lumpur, kayu, dan material lain yang terbawa banjir dan menghambat aktivitas di sekolah.
Kegiatan ini merupakan bagian dari Operasi Aman Nusa II Tahun 2025 dan juga bentuk respons cepat dari program kemanusiaan Brimob Madago Respon. Program ini menyediakan layanan bantuan darurat yang dapat diakses masyarakat selama 24 jam melalui nomor telepon 0821-8887-6110.
Komandan Satuan Brimob Polda Sulteng, Komisaris Besar Polisi Kurniawan Tandi Rongre, S.I.K., M.Si., mengatakan bahwa kehadiran Brimob di tengah masyarakat tak hanya berkaitan dengan pengamanan, tetapi juga untuk membantu dalam kondisi darurat.
“Kami siap memberikan bantuan kapan saja jika dibutuhkan. Komitmen kami adalah hadir untuk masyarakat melalui layanan Brimob Madago Respon,” ujar Kurniawan.
Selain di lingkungan sekolah, personel Brimob juga bersiaga untuk membantu pembersihan di titik-titik lain di Desa Wombo dan sekitarnya. Warga yang membutuhkan bantuan darurat dapat langsung menghubungi layanan Madago Respon yang aktif sepanjang waktu.

