Gubernur dan Wagub Sulteng Intervensi, Korban Pembacokan yang Terkendala Biaya Dirawat Gratis di RSUD Undata
Kendala biaya tersebut muncul lantaran status kepesertaan BPJS Kesehatan milik Makmur tidak menanggung kasus akibat tindak kekerasan. Menanggapi situasi ini, Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid dan Wakil Gubernur Reny A Lamadjido mengambil tindakan cepat dengan memerintahkan Direktur RSUD Undata, drg. Herry Muliyadi, M.Kes., untuk memindahkan Makmur ke RSUD Undata dan memberikan perawatan secara gratis.
“Tadi Bapak Gubernur dan Ibu Wakil Gubernur memerintahkan kami untuk berkoordinasi dengan RS Samaritan agar pasien atas nama Makmur, korban pembacokan, dirujuk atau dipindahkan ke RSUD Undata untuk mendapatkan perawatan tanpa biaya,” jelas drg. Herry kepada media.
Lebih lanjut, drg. Herry menjelaskan bahwa berdasarkan ketentuan BPJS Kesehatan, pasien yang menjadi korban tindak kekerasan seperti pembacokan atau perkelahian memang tidak termasuk dalam tanggungan. Hal serupa juga berlaku bagi korban kecelakaan lalu lintas yang biasanya ditanggung oleh Jasa Raharja.
“Oleh karena itu, Bapak Gubernur Anwar Hafid dan Ibu Wakil Gubernur Reny A Lamadjido menginstruksikan agar dialokasikan anggaran khusus di Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah untuk menangani korban pembacokan dan perkelahian,” ungkap drg. Herry.
Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A Lamadjido, saat dikonfirmasi, membenarkan adanya koordinasi dengan pihak RS Samaritan terkait pemindahan pasien korban pembacokan tersebut ke RSUD Undata.
“Kami telah berkoordinasi dengan RS Samaritan agar pasien korban pembacokan segera dipindahkan ke RSUD Undata, mengingat BPJS tidak menanggung biaya pengobatannya. Saat ini, RSUD Undata Palu memiliki nota kesepahaman (MoU) untuk memberikan pengobatan gratis kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya korban pembacokan, dengan anggaran yang dialokasikan di Dinas Kesehatan Provinsi,” terang Wagub Reny.
Sementara itu, Makmur, pasien korban pembacokan yang beralamat di Jalan Taboge, Kelurahan Petobo, Kecamatan Palu Selatan, RT 002/RW 006, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Gubernur Anwar Hafid dan Wagub Reny A Lamadjido atas perhatian yang diberikan.
“Saya sangat berterima kasih kepada Bapak Gubernur Anwar Hafid dan Ibu Wakil Gubernur dr. Reny Lamadjido atas kepeduliannya kepada kami,” ujar Makmur dengan mata berkaca-kaca.

