Palu, beritasulteng.id – Ketersediaan ikan di seluruh wilayah di Propinsi Sulawesi Tengah di bulan Suci Ramadhan 1443 H / 2022, sampai sejauh ini terhitung aman di kerenakan stok dari para nelayan sebelum memasuki bulan Ramadhan penghasila di laut mampu mencukupi kebutuhan masyarakat, tutur Kadis Kelautan dan perikanan Propinsi Sulawesi Tengah Moh.Arief Latjuba.
Surplus permintaan ikan di sejumlah pasar tradisional dan resturan cukup meningkat di bulan suci ini, kita bisa lihat di Kota Palu sajah kalaw malam resturan yang menyajikan menu ikan sabagai menu utama lumayan banyak di kunjungi masyarakat.
Apalagi kalaw sore hampir semua pasar tradisional tempat penjualan ikan di serbu oleh warga, untuk di pakai menu berbuka puasa dan sahur, syukurnya ikan di Sulawesi Tengah terus berkembang seiring cuaca dari bulan Februari dan Maret sampai bulan April sangat bersahabat dengan para nelayan, ucapnya, pada 10/04/2022.
Ketergantungan masyarakat akan kebutuhan ikan cukup besar, sehingga memalui dinas DKP sendiri terus memantau perkembangan ketersediaan stok ikan, di beberapa Kabupaten yang memiliki kekayaan alam dari sektor kelautan, demi menunjang kebutuhan masyarakat di bulan suci ramadhan sampai hari raya idul Fitri nantinya.
Ini sudah di antisipasi memang karena setelah menjelang lebaran nantinya, para nelayan akan mengurangi aktifitasnya di karenakan masih dalam suasana momentum lebaran, dan stok ikan akan menurun, papar Arief Latjuba.
Pastinya, selama Ramadhan stok ikan dari kabupaten Donggala, Luwuk dan Parigi serta Kota Palu, terus bertambah peningkatan selama bulan Ramadhan, sesuai kebutuhan dan permintaan di pasar maupun restoran, tutupnya.







