Kepala dinas Kelautan dan Perikanan Propinsi Sulawesi Tengah Moh.Arief Latjuba, Saat menghadiri Sosialisasi terkait Permen KP No.61Tahun 2018, yang dilaksanakan oleh BPSPL Makassar Wilker Palu, Pada Senin (31/05/2021), Foto.Handri

BPSPL Makassar Satker Palu Gelar Sosialisasi Terkait ” Apendiks Cites”

Kepala dinas Kelautan dan Perikanan Propinsi Sulawesi Tengah Moh.Arief Latjuba, Saat menghadiri Sosialisasi terkait Permen KP No.61Tahun 2018, yang dilaksanakan oleh BPSPL Makassar Wilker Palu, Pada Senin (31/05/2021), Foto.Handri

Palu,beritasulteng.id – Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui Balai Pengelolaan Sumber Daya Pesisir Dan Laut ( BPSPL ) Makassar Wilayah kerja Palu melakukan sosialisasi Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan No. 61 tahun 2018 tentang Pemanfaatan Jenis Ikan Dilindungi dan/atau Jenis Ikan yang Tercantum dalam Appendiks CITES, Pada Senin ( 31/05/2021 ).

Sosialisasi ini dihadiri oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Tengah, UPTD Kawasan Konservasi Banggai, UPTD Kawasan Konservasi Morowali, UPTD Kawasan Konservasi Doboto, Balai Konservasi Sumber Daya Alam Provinsi Sulawesi Tengah, Stasiun Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamana Hasil Perikanan Palu, Pos Pengawasan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Donggala,Mitra Sidat Celebes, Banua Sidat dan para pelaku usaha perikanan yang berada di wilayah Sulawesi Tengah.

Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Tengah, Moh Arif Latjuba, S.E., M.Si, yang di mana dalam arahannya mengatakan sosialisasi ini sangat penting untuk dilakukan mengingat potensi jenis ikan dilindungi dan /atau appendiks CITES diwilayah Sulawesi tengah cukup melimpah.

Olehnya itu, kami menghimbau kepada para pemerhati bidang perikanan untuk mematuhi aturan Permen KP dan menjagah kelestarianya.

Sementara itu Kepala BPSPL Makassar yang diwakili oleh Kepala Tata Usaha, Andi Jaya menyampaikan bahwa BPSPL Makassar berperan dalam pengimplementasian Permen KP melalui kegiatan sosialisasi, pengusulan kuota ekspor, tangkap dan pendampingan pengurusan dokumen SIPJI ke pelaku usaha.

Sampai saat ini, sudah ada total 2 SIPJI (Surat Izin Pemanfaatan Jenis Ikan) yang terbit untuk para pelaku usaha di wilayah kerja BPSPL Makassar wilker Palu, tuturnya.

Tujuan kegiatan adalah memberikan pemahaman mengenai Permen KP No 61 Tahun 2018 tentang Pemanfaatan Jenis Ikan yang dilindungi dan /atau jenis ikan yang tercantum di dalam Appendiks CITES kepada instansi pemerintah terkait dan stakeholder.

Lebih lanjut Kepala BPSPL makassar menyampaikan bahwa pemanfaatan Jenis Ikan yang dilindungi dan /atau jenis ikan yang tercantum di dalam Appendiks CITES yang berada di wilayah negara indonesia mengacu kepada Permen KP No 61 Th 2018. Dalam pelaksanaannya stakeholder harus memenuhi segala persyaratan yang diberikan (SIPJI, SAJI, Rekomendasi, dll).

Ruang lingkup Permen KP No 61 Th 2018 yaitu Jenis Ikan dilindungi secara nasional, jenis ikan apendix CITES, spesies yang memiliki kemiripan dengan jenis ikan yang di lindungi dan Apendiks CITES yang memiliki kemiripan atau dalam genus yang sama.

Pemanfaatan jenis ikan yg dilindungi dan atau masuk dlm appendiks CITES berdasarkan aturan Permen KP 61/2018 wajib memiliki SIPJI, SAJI dan spesies yang memiliki kemiripan dengan jenis ikan dilindungi dan atau apendiks CITES wajib memiliki rekomendasi, jelasnya.( Handri )

About beritasulteng

Check Also

Gubernur Sulteng Resmi Membuka Liga 3 Rayon Sulteng

Palu, beritasulteng.id – Gubernur Sulawesi Tengah, H.Rusdy Mastura membuka secara resmi Kompetisi Liga 3 Rayon …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *