Pemkot Palu Perkuat Koordinasi Satgas Kebersihan dan Pengawas Padat Karya

Editor ; Moh.Nasir Tula

Palu, beritasulteng.id – Wali Kota Palu Hadianto Rasyid menekankan pentingnya sinergi dan tanggung jawab seluruh petugas lapangan dalam menjaga kebersihan, ketertiban, dan penataan lingkungan di Kota Palu.

Penegasan tersebut disampaikan saat memimpin rapat evaluasi bersama Satuan Tugas (Satgas) Kebersihan dan Pengawas Padat Karya di Rumah Jabatan Wali Kota Palu, Rabu (21/10/2026), pukul 11.00 WITA.

Rapat tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Palu Irmayanti Pettalolo, sejumlah perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD), serta para camat se-Kota Palu.

Dalam rapat itu, Hadianto meminta Satgas Kebersihan dan Pengawas Padat Karya menyelaraskan pola kerja agar pelaksanaan tugas di setiap wilayah lebih terarah dan terkoordinasi. Ia menekankan bahwa penanganan persoalan lingkungan membutuhkan kerja sama antarpersonel dan perangkat daerah terkait.

“Satgas kebersihan dan pengawas keluarga padat karya harus bekerja sama dengan baik di setiap wilayah kerja. Jangan lagi seperti berjalan sendiri-sendiri, kita harus menjadi satu untuk bersama-sama mengawal dan menjaga kota ini,” ujar Hadianto.

Menurut dia, pengawasan wilayah tidak hanya berfokus pada kebersihan, tetapi juga mencakup pemanfaatan ruang, ketertiban, dan penataan lingkungan. Karena itu, petugas diminta lebih aktif mengidentifikasi persoalan di wilayah masing-masing serta berkoordinasi dalam menindaklanjutinya.

Untuk mendukung upaya tersebut, perangkat daerah terkait akan memberikan pemahaman teknis kepada petugas. Dinas yang membidangi tata ruang akan menjelaskan penggunaan dan peruntukan ruang, sedangkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) akan memperkuat pemahaman mengenai ketertiban dan penegakan peraturan daerah.

“Tidak hanya bicara bersih, tetapi bagaimana kota ini menjadi indah, rapi, dan tertib. Ruang-ruang kecil juga harus menjadi perhatian, bukan hanya kawasan besar,” katanya.

Hadianto juga meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH), para camat, dan perangkat daerah terkait meningkatkan komunikasi dengan petugas lapangan. Koordinasi tersebut diharapkan dapat mempercepat penanganan persoalan lingkungan dan mencegah masalah serupa berulang.

Ia menyebutkan, sekitar 160 personel Satgas Kebersihan dan Pengawas Padat Karya, yang didukung ribuan anggota padat karya, perlu dioptimalkan untuk mendukung upaya menjaga kebersihan dan penataan Kota Palu.

Hadianto turut mengaitkan upaya tersebut dengan tema HUT ke-48 Kota Palu, Moving in Action. Menurut dia, semangat tema tersebut perlu diwujudkan melalui tindakan konkret dan hasil kerja yang dapat dirasakan masyarakat.

“Kita tidak boleh lagi hanya berbicara, tetapi harus bekerja nyata. Kota ini harus berubah cepat. Semua harus bergerak dan mengambil tanggung jawab,” tegasnya.

Dalam rapat itu, Hadianto juga menyinggung evaluasi insentif bagi Pengawas Padat Karya. Ia menyatakan bahwa aspek kesejahteraan petugas akan menjadi perhatian pemerintah, dengan tetap mempertimbangkan peningkatan kualitas kerja dan pelaksanaan tanggung jawab.

“Saya ingin insentif mereka diperhatikan, tetapi standar kerja juga harus naik. Jangan hanya meningkat haknya, sementara tanggung jawab tidak berjalan,” ujarnya.

Ia mengingatkan bahwa persoalan seperti sampah yang tidak terangkut, rumput liar yang tidak ditangani, serta lingkungan yang kurang tertata perlu menjadi perhatian petugas. Pengawasan secara berkelanjutan dinilai penting untuk menjaga kebersihan dan ketertiban di setiap wilayah.

“Kalau bukan kita yang menjaga dan mengurus kota ini, siapa lagi yang mau diharapkan. Masyarakat melihat dan menilai kerja kita,” tuturnya.

Hadianto menegaskan, evaluasi kinerja akan terus dilakukan, terutama terhadap pelaksanaan arahan dan tanggung jawab yang telah diberikan kepada jajaran terkait.

Melalui rapat evaluasi tersebut, Pemerintah Kota Palu mendorong penguatan koordinasi antara Satgas Kebersihan, Pengawas Padat Karya, camat, dan perangkat daerah terkait. Upaya ini diarahkan untuk meningkatkan efektivitas pengawasan serta mendukung terwujudnya lingkungan Kota Palu yang bersih, tertib, rapi, dan tertata.