Editor : Moh.Nasir Tula
Donggala, beritasulteng.id – Dinas Komunikasi dan Informatika ( DisKominfo) Kabupaten Donggala, terus berupaya melakukan upaya percepatan penurunan angka stunting melalui berbagai kegiatan.
Bentuk upaya yakni dengan mengelar sosialisasi kepada masyarakat terkait kampanye perubahan perilaku penurunan angka stunting. Selain itu promosinya juga melalui media digital, pembuatan sticker serta pemasangan spanduk yang tersebar di semua OPD dan sembilan Kecamatan se Kabupaten Donggala.
Tujuan dari himbauan ini untuk menyebarkan informasi yang tepat mengenai pentingnya pemahaman stunting dan menjaga gizi ibu dan anak, ucap Kadis Kominfo Donggala Anhar S. Hut, M. Si.
Sesuai Lokus lokasi stunting berdasarkan SK Bupati Donggala No.188.45/0507/Bappeda/2023 tentang Penetapan Lokus Prioritas Pencegahan dan Penanganan stunting terintegrasi tahun 2024 tanggal 29 September 2023.
“Dinas komunikasi dan informatika memiliki tugas khusus untuk menyebarkan informasi ke masyarakat Donggala terkait penanganan stunting “, sekarang kami buktikan turun kampanye sosialisasinya, di Desa Potoya Kecamatan Sindue, Pada Selasa 22/10/2014, ungkap Anhar, S.Hut,M.Si.
Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat, terutama di tingkat rumah tangga, ibu hamil, serta pengasuh anak, mengenai pentingnya menjaga asupan gizi untuk mencegah stunting.
Kami menekankan bahwa peran aktif keluarga dan lingkungan sekitar sangat dibutuhkan untuk mengubah perilaku serta menerapkan gaya hidup bersih dan sehat.
“Pemberian edukasi ini merupakan langkah nyata agar masyarakat semakin sadar dan peduli, dalam upaya membantu pemerintah mengurangi angka stunting di Kabupaten Donggala, pintanya.
Olehnya itu kami menghimbau kepada generasi kita khususnya di Kabupaten Donggala, mari sama – sama kita bebas stunting, sehingga kedepan dapat terciptanya generasi yang cerdas,” imbau Anhar.
Sementara itu, Kepala bidang statistik sektoral dan persandian, Sofhan Rauf menambahkan akurasi data dan informasi sangat penting dalam mendukung pencegahan stunting.
“Dengan data yang tepat dan pengelolaan informasi yang baik, kita dapat memantau perkembangan dan pencegahan serta dampak upaya penurunan angka stunting di wilayah Kecamatan Sindue,” jelasnya. ( Sir)







