Jaksa Agung Republik Indonesia Burhanudin

Buka RAKERNIS Bidang Intelijen, Jaksa Agung Pesan; Peduli Pemuliham Ekonomi Nasional

Jaksa Agung Republik Indonesia Burhanudin

Jakarta, beritasulteng.id – Jaksa Agung RI Burhanudin membuka secara resmi Rapat Kerja Teknis ( RAKERNIS ) Bidang Intelijen, melalui virtual dari ruang kerjanya di gedung Menara Kartika Adhyaksa Kebayoran Baru Jakarta Selatan, Pada Rabu 22 September 2021.

RAKERNIS yang berlangsung sampai Hari Kamis Tanggal 23 September 2021, di hadiri juga oleh Wakil Jaksa Agung RI Setia Untung Arimuladi, SH.M.Hum dan Kepala badan Pendidikan dan Peatihan Jaksa Agung RI, serta seluruh pejabat Eselon II, III pada jaksa agung muda intelijen, Kepala kejaksaan Tinggi dan Negeri.

Dalam arahannya Jaksa Agung RI mengatakan Fungsi jaksa di seluruh Indonesia terutama bidang Intelijen terus melakukan kinerja secara profesional dan etika hukum yang berpegang teguh dengan Undang – Undang Dasar di Negara RI, menggigat di tengah masa pandemik jaksa dituntut memiliki dedikasi tinggi dan selalu penuh semangat menjalankan aktifitasnya, dengan tetap menjagah budaya protokol kesehatan ( Prokes ).

Akibat Covid 19 sektor perekonomian mengalami kemerosotan dan banyak pelaku usaha UKM nilai usahanya pun kurang mendapati keuntungan, olehnya itu pemerintah pusat mengulirkan program – program ke pemerintah daerah dan tujuanya ke masyarakat demi mensuport bangkitnya perekonomian nasional, Selaku Jaksa Agung kami mengingatkan kepada bidang Intelijen untuk mengoptimalkan fungsi pengamanan pembangunan strategis guna menyukseskan jalanan program Pemulihan Ekonomi Nasional ( PEN ), ciptakan kondisi yang sinergis dengan berbagai pihak dalam upaya mendukung terciptanya iklim investasi yang sehat dan kondusif, ungkapnya.

Bidang Intelijen di himbau untuk kembali menyesuaikan dan meyelaraskan fungsi sebagai intelijen penegakan hukum, sebagaimana UU No 07 Tahun 2011 tentang Intelijen negara agar benar – benar di pahami, di cermati dan dilaksanakan dengan sebaik – baiknya, ” Karena bidang Intelijen adalah mata dan telinga kejaksaan”, Perlu di ketahui ukuran keberhasilan intelijen adalah kemampuan menghilangkan potensi – potensi atas segala Ancaman, Tantangan, Hambatan, Gangguan ( ATHG ), yang dapat menganggu kebijakan penegakan hukum, teran Burhanudin.

Di tengah kemajuan ilmu tekhnologi digital bidang Intelijen di tuntut harus berusah menjadi terdepan dalam pemanfaatan tekhnologi untuk pelaksanaan tugas dan fungsinya, berangkat dari hal sangatlah relevan Rakernis bidang intelijen Republik Indonesia 2021 mengambil Tema ” Intelijen digital, Kejaksaan Optimal “, paparnya.

Tentunya kita tidak bisa pungkiri dunia media sosial begitu cepat dan mudah di akses oleh masyarakat luas, di sini dibutuhkan kapabilitas dan kinerja serta Sumber Daya Manusia ( SDM ) dari bidang Intelijen dan menyuarakan berbagai kegiatan dan program yang ada di Kejagung dan Kejati serta Kejari, sekaligus kita hindari pemberitaan yang mengandung unsur Hoax, tekanya.

Melalui RAKERNIS Intelijen kami menekankan kepada seluruh peserta jangan menganggap kegiatan ini hanya sebuah kegiatan rutin ataupun agenda tahunan belaka, kami harapkan untuk memanfaatkan dengan baik dan sungguh – sungguh guna meningkatkan kemampuan wawasan di bidang Intelijen, hingga saatnya di pastikan bermanfaat dalam pelaksanaan tugas sehari – hari, harap Jaksa Agung Burhanudin. ( Nasir Tula )

 

 

About beritasulteng

Check Also

Sahhh !!! Noven Saputera Jabat Plt. Sekretaris Nasional FPII

Jakarta, Beritasulteng.id – Menyikapi perkembangan dan realita yang terjadi ditubuh FPII, serta adanya kekosongan jabatan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *