Penanggung Jawab Pencari dan Pelestari Donor Darah Sukarela (P2D2S) UUD PMI Kab.Tolitoli Zainal Jamaludin

UUD Tolitoli Mengalami Kekurangan Stok Darah Dan Butuh Pendonor Sukarela

Penanggung Jawab Pencari dan Pelestari Donor Darah Sukarela (P2D2S) UUD PMI Kab.Tolitoli Zainal Jamaludin

Tolitoli,beritasulteng.id – Pandemik Covid-19 yang melanda Indonesia, termasuk Kabupaten Tolitoli, mengakibatkan Unit Donor Darah Palang Merah Indonesia (UDD PMI) Cabang Tolitoli mengalami kekurangan stok darah. Saat ini stok darah berjumlah 12 kantong, rinciannya, golongan darah A tiga kantong, B dua kantong, O tiga kantong dan AB empat kantong.

Dengan stok yang ada sekarang, sangat kurang karena minimal punya stok kantong darah per golongan itu 25 sampai 30 kantong.

Selama ini persediaan kantong darah di UDD PMI Cabang Tolitoli untuk memenuhi permintaan dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tolitoli. Kebanyakan permintaan berasal dari bagian kebidanan, bedah, penyakit dalam yang membutuhkan darah.

Penanggung jawab Pencari dan pelestari donor darah sukarela P2D2S Unit Donor Darah Palang Merah Indonesia UDD PMI Kabupaten Tolitoli, Zainal Jamaludin mengatakan, pandemi Covid-19 mempengaruhi kegiatan pelayanan darah di UDD PMI Cabang Tolitoli.

Hal itu dikarenakan perolehan darah terbanyak dari kegiatan luar, yaitu pelayanan mobile unit di perusahaan-perusahaan sekitar Tolitoli.
Saat ini, PMI melakukan upaya dengan meminta bantuan kepada pendonor darah sukarela yang siap ditelepon kapan saja.

“Dengan kondisi pandemi begini, sangat berpengaruh dengan tingkat kekhawatiran pendonor untuk keluar rumah sehingga ada juga pendonor yang belum bisa membantu,” ujar Zainal, Jum’at (7/5/2021).

Ia mengatakan, PMI berupaya dengan bersosialisasi melalui sosmed dan melalui telepon saat menelepon pendonor darah sukarela.

PMI Tolitoli selalu menerapkan protokol kesehatan, tersedia fasilitas mencuci tangan cair, hand sanitizer di meja pelayanan, setiap pengunjung mewajibkan menggunkan masker dan jaga jarak.

“Di setiap bagian ruangan pelayanan PMI, selalu menyemprotkan cairan disinfektan, khususnya di bagian pelayanan donor darah. Petugas selalu menggunakan alat pelindung diri yang standar, sehingga pendonor selalu merasa aman selama berada d PMI,” pungkas Zainal. (Andi.ZR)

About beritasulteng

Check Also

Fraksi DPRD Sambut Baik Raperda 2021 Dan LPJ 2020 Pemkab Tolitoli

Tolitoli, beritasulteng.id – Wakil Bupati Tolitoli Moh. Besar Bantilan menyampaikan terima kasih kepada seluruh fraksi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *