Yahdi Basma, Lokasi PT.SBP Melanggar Aturan Terkait Lahan di Watusampu

Palu, beritasulteng.id – Terkait dengan klaim PT. Sumber Batuan Prima (SBP) atas izin TUKS (Terminal Untuk Keperluan Sendiri) di wilayah kelurahan Watusampu, Kecamatan Ulujadi, Yahdi Basma anggota DPRD Provinsi Sulteng (Fraksi NasDem di Dapil Kota Palu), menyatakan, harus ditinjau kembali. Karena berdasar pada SKPT yang dimiliki, jelas bahwa lokasi yang dimaksud berada di sebelah selatan dari SKPT PT. Maxima Tiga Berkat (MTB) yang sebelumnya telah dibatalkan. Dan lokasi tersebut sesungguhnya adalah wilayah laut yang di reklamsi, kemudian dibuatkan SKPT.

“Membuat SKPT di atas laut, dengan modus Reklamasi, itu tindakan melawan hukum” ungkap Yahdi. Jadi dasar daratan yang digunakan untuk izin TUKS PT. SBP tentu cacat hukum.

“Ya saya sudah terima laporan publik dari warga masyarakat di sekitaran Watusampu, di titik SKPT Perseroan tersebut. Dan ini tugas saya. UU perintahkan kami melayani warga di Daerah Pemilihan masing-masing. Dan warga Sulteng umumnya. Demikianlah bentuk tanggung jawab kami atas pengawasan proses pembangunan” Ujar Yahdi Basma yg juga Presidium Nasional PENA98 (Persatuan Aktivis 98).

Sebaiknya para Lurah harus berhati-hati dalam menerbitkab SKPT di area produktif, termasuk di Watusampu. Pun demikian pengusaha harusnya beritikad baik dalam memenuhi syarat perizinan dengan benar, ujar Yahdi, berdasarkan reles masuk ke media ini, Pada Selasa 28 / 12 / 2021.

“Kami akan melakukan pemeriksaan lanjutan terkait dengan laporan masyarakat ini. Dari data administrasi saja sudah terjelaskan bahwa klaim tersebut berada di wilayah laut, sebagaimana surat pembatalan SKPT milik PT. Maksima yang menurut rekomendasi DPRD kota Palu berada di atas perairan”, tutup Yahdi yg akrab disapa YB ini. ( Reles.Tim YB )

About beritasulteng

Check Also

Dinas DKP Sulteng Gelar FGD Terkait Teknis Perairan Pesisir Dan Pulau Kecil

Palu, beritasulteng.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melalui Dinas Kelautan dan Perikanan menggelar Focus Group …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *