Forum CSR Kensos Palu Sosialisasi Penguatan Dana Sosial Dari Dunia Usaha

Palu, beritasulteng.id – Bertempat di Bellrock Cafe jalan Khairil Anwar, Forum CSR Kesos Kota Palu menggelar sosialisasi penguatan kapasitas organisasi di kota palu dalam layanan publik SRH dan Covid 19, Pada Rabu 22 / 12 / 2021.

Ini bukan hanya sekedar sosialisasi belaka akan tetapi harus di selaraskan apa yang menjadi harapan masyarakat di Propinsi Sulawesi Tengah, khusus Kota Palu, terkait adanya dunia usaha yang berada di satu titik tempat pemukiman warga dalam menyalurkan dana CSR ke masyarakat.

Tentunya dengan adanya dunia usaha di satu wilayah memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar, selain terbukanya lapangan pekerjaan, juga secara tidak langsung memberikan dampak keuntungan dari segi sisi kemajuan ekonomi, hal ini dikatakan Ketua Forum CSR Kesos Kota Palu Faizal Khan, saat memberikan arahan di hadapan para undangan.

Sejauh ini kita ketahui bersama keberadaan dunia usaha, menjadikan sisi kemajuan di Kota Palu akan tetapi kalaw keuntungan yang di dapatkan oleh para pelaku usaha, tidak di sertakan penyerahan sosial dana CSR ( Corporate Social Responsibility ) yang nota Bene perusahaan bertanggung jawab secara sosial kepada masyarakat sekitarnya, ucapnya.

Namun sejauh ini banyak perusahaan yang beroperasi di Kota Palu hanya mengenyampingkan segi sisi sosial melalui dana CSR, pada hal ada aturannya dalam undang – undang Nomor 40 maupun Permensos Nomor 09.

Yang dimana bunyinya setiap perusahaan – perusahaan ini ada tanggung jawab sosial di lingkungan badan usaha yang dijalankan, harus di berikan  keuntungan bagi masyarakat sekitar atau di luar sekitarnya, ” Bukan hanya meraup keuntungan lalu pergi begitu sajah, ini yang terjadi di daerah kita sekarang sebagian besarnya “, itu berdasarkan hasil observasi kami, aku Faizal Khan yang juga selaku moderator.

Di Kota Palu belum ada forum yang betul – betul dia bekerja untuk mengawasi peranan perusahaan itu di dalam rangka , bagaimana mengfungsikan dana CSR kepada sasaran yang benar.

Semoga dengan terbentuknya Forum CSR Kota Palu dengan tujuannya bagaimana nantinya forum ini bisa dijadikan tempat naungan bagi masyarakat untuk mempertanyakan ataupun cari solusi terkait dana CSR di tengah masyarakat, sehingga bisa di nikmati secara adil dan merata,  jelas Faizal Khan.

Semantara itu Kepala Dinas Sosial Propinsi Sulawesi Tengah Drs.Ridwan Mumu mengatakan mendukung sepenuhnya Forum ini, karena tujuannya sangat mulia untuk memperjuangkan hak – hak masyarakat yang masuk kategori layak menerima dana CSR dari dunia usaha, apa lagi di tengah masa pandik Covid 19 dana itu tentunya sangat di butuhkan.

Sejauh ini kami melihat begitu banyak warga yang masuk kategori ekonomi lemah di wilayah Propinsi Sulawesi Tengah, termasuk Kota Palu, hal ini berdasarkan data yang masuk ke Dinsos Sulteng melalui sistim by Name ,by Adres, data tersebut di peroleh mulai dari tingkat RT, Kelurahan, Dinsos Kota dan Kabupaten, dan selanjutnya masuk ke kami, dan kami siap membantu forum ini terkait keperluan data tersebut.

Makanya kami sangat paham jumlah masyarakat yang penerima bantuan dari berbagi macam jenis bantuan sosial yang ada, akan tetapi dana tersebut masih sajah belum bisa mengkafer semua masyarakat penerima bantuan, sehingga wajar kalaw dana CSR tersebut dibutuhkan masyarakat di sekitar melalui perusahaan yang ada wilayahnya masing – masing, tegas Ridwan Mumu yang membuka secara langsung acara tersebut.

” Intinya Dinsos Sulteng siap bersinergi dengan lembaga – lembaga sosial di Sulawesi Tengah, termasuk Forum CSR Kensos Palu, sebagaimana selaras dengan harapan dan pemikiran gubernur Sulawesi Tengah H.Rusdy Mastura yang di mata beliau, sangat sedih kalaw melihat orang miskin tidak di bantu oleh negara ataupun secara pribadi “, paparnya.

Saatnya kita bergandengan tangan membantu daerah ini untuk memberikan yang terbaik buat masyarakat yang lebih membutuhkan bantuan, baik  melalui dari segi sisi APBD dan APBN  maupun dari pihak perusahaan melalui dana CSR, harap Ridwan Mumu.

Acara ini bekerja sama dengan PKBI ( Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia ), dan turut di hadiri para ketua – Ketua Lembaga Sosial, Ormas, para pelaku dunia usaha, tokoh masyarakat dan tokoh pemerhati sosial. ( Nasir Tula )

 

About beritasulteng

Check Also

Dinas DKP Sulteng Gelar FGD Terkait Teknis Perairan Pesisir Dan Pulau Kecil

Palu, beritasulteng.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melalui Dinas Kelautan dan Perikanan menggelar Focus Group …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *