Gubernur Sulteng H.Rusdy Mastura dan Ketua DPRD Sulteng Hj.Nilam Sari Lawira, foto bersama dengan anak yatim piatu yang korban bencana 28 September 2018, Pada Minggu 07/11/2021.( Ft.Culang)

Gubernur Dan Ibu Ketua DPRD Sulteng Setujui Pembagunan Huntab Petobo

Gubernur Sulteng H.Rusdy Mastura dan Ketua DPRD Sulteng Hj.Nilam Sari Lawira, foto bersama dengan anak yatim piatu yang korban bencana 28 September 2018, Pada Minggu 07/11/2021.( Ft.Culang)

Palu, beritasulteng.id – Pasca di terbitkan SK.Gubernur Sulawesi Tengah Pada Tanggal 21 Oktober 2021 tentang penetapan lokasi tanah relokasi pemulihan bencana, yang dimana sebelumnya telah di revisi atas keputusan SK.Gubernur pada Tahun 2018.

Gubernur Sulawesi Tengah H.Rusdy Mastura bersama Ketua DPRD Ibu Hj.Nilam Sari Lawira, mendatangi tempat lokasi yang nantinya akan di bangun Hunian Tetab ( Huntab ) Petobo di jalan Soeharto yang sudah masuk wilayah Kota Palu.

Kedatangan dua sosok pucuk pimpinan di Propinsi Sulawesi Tengah temui warga penyintas Petobo, guna menghadiri acara syukuran dan makan bersama, atas di keluarkanya SK terbaru, yang di mana acara tersebut di buat oleh Forum Korban dan Penataan Kawasan Petobo, Pada Minggu 07/11/2021.

Hasil pantauan media ini di lokasi, nampak hadir Ketua Badan Pertanahan Kota Palu, Anggota DPRD Propinsi Sulawesi Tengah dari Partai Nasdem Yahdi Basna yang juga sebagai dewan pembina dari Forum tersebut, Staf Tenaga Ahli Bidang Kemasyarakatan Antar Lembaga dan HAM M.Ridha Shaleh, Ketua Forum Moh.Rino Kato.

Selain itu ada juga Lurah Petobo Alfin, Anggota DPRD Kota Palu Ridwan Basatu, dan Para tokoh Adat, pemuda, Agama, serta warga penyintas Petobo, anak panti asuhan yang di tinggalkan ke dua orang tua saat bencana 28 September 2018.

Ada yang menarik simpatik saat ke lima perwakilan anak panti asuhan di beri kesempatan untuk membacakan puisi sekaligus doa, di sesi akhir rangkaian acara, Gubernur dan Ibu Ketua DPRD Sulteng, hanyut dalam suasana sedih saat mendengar bacaan puisi tersebut, nampak terlihat jelas keduanya meneteskan air mata dan sesekali air mata di basuh dengan tisu, sekaligus penuh simpatik yang mendalam atas kesedihan yang di rasakan oleh ke lima anak panti.

Gubernur Sulawesi Tengah H.Rusdy Mastura mengatakan saya akan mendahulukan kepentingan dan kemauan rakyat, saya jadi gubernur, karena kemauan rakyat, terus terang saya kalaw berbicara tentang kemanusiaan, tentang bencana, rasa keprihatinanku begitu tinggi, saya tahu bagaimana sulit saudara – saudara kita selepas kejadian 28 September 2021.

Saya harus berani mengambil keputusan untuk memenuhi harapan warga penyintas, makanya saya pernah mempertanyakan berapa lagi uang yang ada di Bank Sulteng.

” Tarik semua itu uang, Saya sudah bicarakan dengan ibu Ketua DPRD dan beri penjelasan legislatif DPRD Sulteng, supaya dana itu secepatnya di manfaatkan untuk kepentingan warga untuk pembangunan Huntab Petobo dan sekaligus pembangunan lainya yang jadi prioritas kebutuhan warga penyintas “,  tegas Bung Cudy.

Pembangunan Huntab akan masuk di anggaran perubahan dan di jadikan tempat yang ada sekarang ini, tetap di pertahankan untuk pembangunan Huntab, bagi masyarakat yang sudah terdata oleh kelurahan, Tim Forum dan BPD Kota Palu.

Sekaligus kedepan warga Petobo yang masih tinggal sama keluarga dan kos – kosan, saya pun perintahkan jangan sampai mereka terlewatkan data ketambahanya sehingga bisa mendapatkan Huntab sama dengan warga lainya, di mana sudah terlebih dahulu dapat, pintahnya.

Sementara itu Ketua DPRD Propinsi Sulawesi Tengah Hj.Nilam Sari Lawira menyatakan usulan dari Pemerintah Propinsi Sulawesi tengah terkait anggaran untuk pembangunan Huntab, akan saya realisasikan melalu APBD Perubahan, karena itu bentuk komitmen saya dalam menyelesaikan setiap pembangunan Huntab, yang sampai sejauh ini belum jalan khususnya di Petobo.

Komitmen ini sejak masa kampanye sudah di bicarakan dengan Pak Cudy, tentunya saya akan wujudkan harapan itu sebagai bentuk aspirasi saya kepada masyarakat di Sulawesi Tengah pasca bencana, akunya.

Saya mengucapkan terima kasih atas kerja sama dengan pihak BPN Palu, yang turut terlibat memudahkan dalam proses tanah yang akan di ukur sesuai aturan, apa lagi memberikan Janji proses itu akan selesai sebelum akhir bulan Desember.

” Melalui tempat ini pula saya menghibahkan tanah ku seluas dua hektar dilokasi yang sekarang ini untuk di bangunkan Huntab, kepada warga penyintas Petobo “, jelasnya. (Nasir Tula)

 

About beritasulteng

Check Also

SK Pengurus Dewan Pimpinan Partai Perkasa di Sulteng Resmi Disahkan

Palu, beritasulteng.id – Dalam memenuhi persyaratan sebagai salah satu partai peserta Pemilu 2024, Ketua dan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *