Kepala kejaksaan tinggi Sulawesi tengah Jacob Hendrik Pattipeilohy, SH.MH, saat memberikan keterangan pers di hadapan awak media di aula kantor Kejati Sulteng , Pada Kamis 22 Juli. ( Foto. Mat bidiksulteng )

Moment HBA Ke 61 Tahun, Kejati Sulteng Selamatkan Asset Negara 68,5 M

Kepala kejaksaan tinggi Sulawesi tengah Jacob Hendrik Pattipeilohy, SH.MH, saat memberikan keterangan pers di hadapan awak media di aula kantor Kejati Sulteng , Pada Kamis 22 Juli. ( Foto. Mat bidiksulteng )

Palu, beritasulteng.id – Sebuah pencapaian luar biasa di torehkan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah yang di moment Hari Bhakti Adhyaksa ( HBD ) Ke 61 Tahun 2021, berhasil menyelamatkan asset negara dengan nilai sangat fantastik sebesar Rp.68.510.155.489  ( M ), ungkap Kejati Sulawesi Tengah Jacob Hendrik Pattipehiloy, SH,.MH, saat konfrensi pers dengan awak media di Aula Kantor Kejaksaan Sulawesi Tengah, Pada Kamis 22 Juli 2021.

Ini merupakan data capaian kinerja bidang perdata dan tata usaha negara sampai dengan Juli 2021, oleh kawan – kawan yang bertugas di kejaksaan Sulteng, tentunya kinerja mereka layak di berikan apresiasi.

Intinya kami mengedepankan fungsi pengawasan dan pencegahan dalam upaya mengembalikan, apa yang menjadi aset daerah di propinsi Sulawesi tengah, dan tetap konsisten dengan segala upaya hukum tindak pidana penanganan setiap kasus korupsi, tuturnya.

Harus butuh penegasan yang kuat setiap instrumen penanganan kasus hukum yang merugikan asset daerah, baik itu instrumen pidana, perdata maupun tata usaha negara, walaupun kami tidak bisa punggkiri terkadang ada rasa ketakutan ketika pihaknya menanggani kasus  korupsi yang sudah masuk kategori pidana.

” Paradigma kejaksaan tinggi Sulawesi tengah setiap penangan kasus terkait korupsi bukan hanya memberikan tuntutan hukuman semata kepada para pelakunya, akan tetapi bagaimana cara mengembalikan kerugian keuangan dan Asset daerah yang di lakukan oleh para pelakunya “, tegas Jacob Hendrik.

Terkait data yang berhasil di tangani Kejaksaan tinggi Sulawesi di tahun 2021 yakni data capaian kinerja bidang pembinaan dengan jumlah Rp.861.523.988 dan capaian kinerja bidang intelijen.

Data capaian kinerja bidang tindak pidana umum oharda 827 perkara, kamnegtibum 519 perkara, narkotika 668 perkara dan sidang online 5.299 persidangan.

Sedangkan data capaian kinerja bidang tindak pidana khusus penyelidikan 26 perkara, penyidikan 49 perkara, penuntutan 39 perkara dan eksekusi 20 perkara, semuanya tercantum dalam data kejati Sulteng, ucapnya.

Pada dasarnya penanganan kasus yang notabene merugikan negara, kami berpegang dengan peraturan jaksa agung nomor PER – 027 / A / JA / 10 / 2014 tentang pedoman pemulihan asset yang merupakan acuan bagi tata laksana pelacakan, penelusuran, pengaman dan pemulihan asset.

Semoga kedepan kami terus melakukan integritas dengan unsur pemerintah Propinsi Sulawesi tengah, kabupaten dan kota, dalam penerapan penanganan kasus yang merugikan asset daerah, jelas orang nomor satu di Kejati Sulteng ( Nasir Tula )

 

 

 

About beritasulteng

Check Also

Dugaan Palsukan Data Warga Penerima Dana Bantuan Stimulan, LPK Sulteng Lapor Kades Pakuli Induk Ke Polres Sigi

Sigi, beritasulteng.id – Bantuan dana  stimulan yang masuk di desa Pakuli Induk Kecamatan Gumbasa Kabupaten …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *