Salah satu guru sedang menjani suntikan vaksinasi Covid 19, oleh petugas medis dinas kesehatan Tolitoli, Pada Rabu 2 Juni 2021, ( Foto Andi ZR)

Guru Di Tolitoli Belum Banyak Yang Ikut Vaksin

Salah satu guru sedang menjani suntikan vaksin Covid 19, oleh petugas medis dinas kesehatan Tolitoli, Pada Rabu 2 Juni 2021, ( Foto Andi ZR)

Tolitoli, beritasulteng.id – Meski Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mewacanakan bakalan menggelar kembali sekolah secara tatap muka pada bulan Juli mendatang, akan tetapi rencana ini tidak dibarengi dengan persiapan di tingkat daerah.

Seperti di Kabupaten Tolitoli, vaksinasi Covid-19 untuk kalangan guru dan tenaga pendidik belum maksimal.

Tercatat dari 5.000 tenaga pendidik yang ada di Kabupaten Tolitoli, baru sekitar 20 persen saja yang sudah divaksin, atau sekitar 1.000-an orang guru. Hal ini tentu ironis menjelang dibukanya belajar tatap muka, sebab kesiapan bagi tenaga pendidik saja belum tuntas.

Ketua Vaksinasi Covid-19 Kabupaten Tolitoli, Mattalatta, mengatakan, sesuai rencana pemerintah pusat, maka rencana sekolah tatap muka di Kabupaten Tolitoli bakal dilakukan pada tahun ajaran baru, yakni pada bulan Juli nanti.

Pihaknya pun mengaku terus mengupayakan dan menyiapkan agar pelaksanaannya nanti benar aman dari paparan Covid 19.

“Kami memahami keinginan orang tua, siswa dan guru yang sudah lelah dengan belajar daring akibat pandemi ini. Akan tetapi disisi lain, prinsif Pandemi kita kedepankan keselamatan kesehatan warga pendidikan,” jelas Mattalatta, Pada Kamis 3 Juni 2021.

Namun sayang, saat rencana tatap muka digaungkan progres vaksinasi Covid 19 untuk kalangan guru dan pendidik di Kabupaten Tolitoli belum tuntas. Jika dihitung, baru 10 persen dari 5.000 jumlah guru di Kabupaten Tolitoli yang telah divaksin.

 

“Yang ada di bawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tolitoli, tenaga pendidik ada 5.000 orang semuanya, PNS dan Non PNS. Akan tapi yang baru vaksin baru sekitar 20 persen saja,” jelas Mattalatta.

Jadi dikatakan dia, masih sangat banyak tenaga pendidik yang belum divaksin. Jika rencana belajar tatap muka bakal digelar, maka pihaknya berharap sudah 100 persen guru yang divaksin.

Hingga kini vaksinasi bagi kalangan pendidik terus dilakukan. Sehingga diharapkan ketika waktunya tiba belajar tatap muka, semua sudah divaksin. ( Andi.ZR )

About beritasulteng

Check Also

Amran H.Yahya, Pentingnya Pemberdayaan BUMDES Untuk Masyarakat Tolitoli

Tolitoli, beritasulteng.id – Dalam rangka mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan kemajuan di semua desa secara merata, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *