Gubernur Sulawesi Tengah Drs.H.Longki Djanggola, M.Si. ( Fto.Humas Sulteng )

Longki, Rebah dan Rekonstruksi Pasca Bencana Di Kerjakan Penuh tanggung Jawab

Gubernur Sulawesi Tengah Drs.H.Longki Djanggola, M.Si. ( Fto.Humas Sulteng )

Palu, beritasulteng.id – Gubernur Sulawesi Tengah Drs. H. Longki Djanggola M.Si didampingi Ketua DPP INKINDO Sulteng, Kepala BPPW Sulteng, Ketua IKA Teknik Untad serta Ketua Kadin Palu secara resmi membuka Workshop Penerapan Teknologi Pada Program Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Provinsi Sulawesi Tengah yang ditandai dengan pemukulan gong bertempat di Aula Hotel Best Western, Jum’at 23 April 2021.

Dalam sambutannya, gubernur berharap pelaksanaan workshop akan melahirkan rekomendasi yang cerdas, inovatif, aplikatif dan kolaboratif sehingga penggunaan teknologi dapat betul-betul bermakna dan bermanfaat bagi pemerintah, masyarakat, pelaku usaha dan user lainnya terutama sebagai terobosan untuk akselerasi pekerjaan rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana di Provinsi Sulawesi Tengah.

Menurut gubernur, akibat pandemic covid-19 juga terimbas kepada jasa konstruksi sehingga banyak pekerjaan dan kontrak yang harus ditunda, demikian pula pelaku usaha yang harus merugi dalam jumlah yang besar.

Terbitnya instruksi Presiden nomor 4 tahun 2020 tentang refocusing kegiatan, realokasi anggaran serta pengadaan barang dan jasa dalam rangka penanganan covid-19 juga ikut mempengaruhi kelanjutan pekerjaan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana 28 September 2018, dimana sesuai ketentuan instruksi Presiden nomor 10 tahun 2018 terdapat beberapa pekerjaan rehabilitasi rekonstruksi yang belum tuntas bahkan ada yang belum bisa dimulai.

“Namun demikian kita dapat bernapas lega karena semakin menurunnya penderita Covid-19 dan semakin tingginya angka kesembuhan, demikian pula penerapan adaptasi normal dengan pendekatan protokol kesehatan melalui 5 m diikuti kebijakan pemerintah untuk menyelamatkan dan mengakselerasi pemulihan ekonomi diantaranya Instruksi Menteri PUPR nomor 2 tahun 2020 tentang protokol pencegahan penyebaran covid-19 dalam penyelenggaraan jasa konstruksi tindak lanjut terhadap kontrak jasa konstruksi barang dan jasa.

“Saya berharap pelaksanaan pekerjaan rehabilitasi rekonstruksi semua sarana prasarana terdampak dilakukan dengan penuh ketelitian, pengawasan dan tanggung jawab yang tinggi jangan sekedar membangun dan menyelesaikan pekerjaan tapi tidak memperhatikan aspek-aspek lain seperti kesehatan, sosial budaya ekonomi, mitigasi inovasi dan mental masyarakat yang sebenarnya perlu mendapatkan perhatian, pertimbangan dan disertakan dalam desain perencanaan pembangunan yang dilakukan selain tentunya penerapan teknologi yang tepat.

Sementara itu panitia pelaksana Sony Hatama, SE, M.Si dalam laporannya mengatakan kegiatan workshop yang berlangsung dua hari dilaksanakan sebagai wujud partisipasi dalam pemulihan pasca bencana alam yang melanda Sulawesi Tengah beberapa tahun yang lalu. ( Nasir Tula / Kriman.Humas Sulteng )

About beritasulteng

Check Also

Gubernur Sulteng Resmi Membuka Liga 3 Rayon Sulteng

Palu, beritasulteng.id – Gubernur Sulawesi Tengah, H.Rusdy Mastura membuka secara resmi Kompetisi Liga 3 Rayon …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *